Dukung Ketahanan Pangan, Babinsa Sukodono Hadiri Pelatihan Pertanian di Masangan Wetan


Jawapes, SIDOARJO - Komitmen bersama dalam memperkuat ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui kolaborasi lintas sektor. Sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kapasitas dan kesejahteraan petani, Babinsa Koramil 0816/15 Sukodono, Sertu Sulur W, menghadiri kegiatan pelatihan pertanian dalam rangka mendukung program ketahanan pangan yang diselenggarakan oleh Yayasan Suara Hati bekerja sama dengan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan). Kegiatan ini dilaksanakan di area persawahan Desa Masangan Wetan, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, Rabu (28/1/2026).

Pelatihan pertanian tersebut diikuti oleh berbagai unsur terkait, antara lain Ketua Yayasan Suara Hati, Heru P, Babinsa Koramil 0816/15 Sukodono Sertu Sulur W, narasumber, Kutut Lambang Pujadi, S.T., S.E., M.M., Ketua Gapoktan, Hartono, serta para petani dan peserta lainnya yang merupakan pelaku utama sektor pertanian di wilayah tersebut.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan sambutan-sambutan dari pihak penyelenggara dan perwakilan Gapoktan yang menekankan pentingnya peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani dalam menghadapi tantangan pertanian ke depan. Selanjutnya, peserta menerima materi pelatihan dari narasumber yang membahas berbagai aspek, mulai dari teknik budidaya pertanian yang efektif, pengelolaan lahan yang baik, hingga strategi peningkatan produktivitas hasil panen secara berkelanjutan.

Untuk memperdalam pemahaman, kegiatan dilanjutkan dengan praktik lapangan langsung di area persawahan. Melalui praktik ini, para petani dapat melihat secara langsung penerapan materi yang telah disampaikan, sekaligus berdiskusi dan bertanya mengenai permasalahan yang sering dihadapi di lapangan. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama dan penutup, dengan harapan ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat diaplikasikan dalam kegiatan pertanian sehari-hari.

Dalam keterangannya, Babinsa Koramil 0816/15 Sukodono, Sertu Sulur W, menyampaikan bahwa kehadirannya dalam kegiatan pelatihan pertanian tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial TNI AD, khususnya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. 

“Pelatihan pertanian ini sangat positif dan memberikan manfaat besar bagi para petani. Dengan bertambahnya wawasan serta keterampilan, diharapkan para petani mampu meningkatkan hasil panen dan mengelola lahan pertanian secara lebih optimal,” ujar Sertu Sulur W.

Lebih lanjut, Sertu Sulur W menjelaskan bahwa peran Babinsa tidak hanya sebatas pendampingan keamanan wilayah, tetapi juga hadir untuk mendorong kemajuan dan kemandirian masyarakat, termasuk di sektor pertanian. “Babinsa akan selalu siap mendampingi para petani di wilayah binaan, baik melalui pendampingan, motivasi, maupun koordinasi dengan pihak terkait. Ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab petani semata, melainkan tanggung jawab kita bersama,” tambahnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara yayasan, kelompok tani, pemerintah, dan aparat kewilayahan agar program ketahanan pangan dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Melalui kegiatan pelatihan pertanian ini, diharapkan para petani Desa Masangan Wetan semakin termotivasi untuk menerapkan metode pertanian yang efektif, inovatif, dan ramah lingkungan, sekaligus memperkuat kerja sama antara masyarakat, kelompok tani, dan TNI dalam mewujudkan ketahanan pangan yang kuat di wilayah Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo.(Tyaz)

Baca Juga

View

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama

Rizal Diansyah, ST

Pimpred Media Jawapes. WA: 0818306669

Countact Pengaduan