Jawapes, SIDOARJO – Suasana penuh kehangatan, kebersamaan, dan nuansa kekeluargaan menyelimuti kawasan Alun-Alun Sidoarjo pada Selasa malam (27/1/2026). Ratusan warga tampak antusias menghadiri kegiatan tasyakuran menjelang dibukanya kembali Alun-Alun Sidoarjo pasca revitalisasi, yang dikemas secara sederhana namun sarat makna melalui kegiatan Makan Bareng Mak Mimik.
Kegiatan yang dipusatkan di depan Monumen Jayandaru tersebut menjadi momentum kebersamaan antara pemerintah daerah dan masyarakat. Komandan Kodim 0816/Sidoarjo, Letkol Inf Shobirin Setio Utomo, S.H., M.Han, turut mendampingi Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana dalam acara tersebut. Hadir pula unsur Forkopimda Sidoarjo, anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pelaku UMKM, Pedagang Kaki Lima (PKL), serta masyarakat dari berbagai lapisan.
Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini digelar secara spontan, berangkat dari keinginan tulus untuk berbagi kebahagiaan bersama warga. Ia mengaku terharu melihat antusiasme masyarakat yang begitu besar.
“Acara ini memang tidak direncanakan secara khusus, namun melihat semangat dan kebahagiaan warga yang ingin berkumpul dan makan bersama, hati saya tersentuh. Ini adalah kebersamaan yang selama ini dirindukan. Semoga malam ini membawa berkah dan kebaikan bagi kita semua,” tutur Wabup Mimik.
Kemeriahan acara semakin terasa dengan tersajinya berbagai hidangan khas yang disiapkan oleh PKL dan pelaku UMKM lokal, mulai dari rawon, mi ayam, tahu tek, nasi goreng, bakso, hingga jagung rebus. Prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur menjadi salah satu momen puncak, yang kemudian ditutup dengan pesta kembang api, menambah semarak suasana malam di Alun-Alun Sidoarjo.
Sementara itu, Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Inf Shobirin Setio Utomo, S.H., M.Han menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang melibatkan langsung masyarakat dalam suasana aman, tertib, dan penuh kekeluargaan.
“Kegiatan tasyakuran dan makan bersama ini mencerminkan kuatnya sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan masyarakat. Alun-Alun Sidoarjo bukan sekadar fasilitas umum, tetapi menjadi ruang kebersamaan, persatuan, dan wadah interaksi sosial warga,” ujarnya.
Dandim juga berharap Alun-Alun Sidoarjo yang telah direvitalisasi dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat, tidak hanya sebagai sarana rekreasi, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi kerakyatan, ruang kreativitas, serta sarana memperkuat persatuan dan kondusivitas wilayah.(Tyaz)
View

Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments