![]() |
| Pegawai dan warga binaan Lapas Kota Agung panen sawi |
Jawapes Tanggamus – Dengan penuh semangat dan harapan, warga binaan Lapas Kelas IIB Kota Agung menggelar panen sawi segar pada Rabu (28/01/2026), menandakan bahwa meski berada di balik tembok penjara, mereka tetap bisa berkontribusi besar untuk ketahanan pangan.
Sawi hijau yang dipetik pagi itu tidak hanya menjadi simbol kesuksesan pertanian kecil di lapas, tetapi juga lambang kemandirian dan perubahan positif dalam hidup mereka. Panen kali ini, yang berhasil menghasilkan sekitar 30 kilogram sawi segar, dilakukan dengan penuh kegembiraan. Warga binaan bersama-sama menyiapkan alat dan menuju kebun untuk merawat hasil tanam mereka, yang kemudian diserahkan ke dapur lapas untuk diolah dan dinikmati bersama.
"Ini bukan sekadar panen, tapi juga proses pembelajaran, kerja sama, dan tanggung jawab. Setiap genggam sawi adalah buah dari usaha dan komitmen mereka untuk memberi kontribusi positif, baik bagi diri sendiri maupun masyarakat sekitar," ungkap Kalapas Kota Agung, Andi Gunawan.
Andi menegaskan bahwa program ketahanan pangan di lapas ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan internal. "Kami ingin memberdayakan warga binaan untuk menjadi lebih produktif dan memiliki keterampilan yang berguna. Dengan harapan, kegiatan ini bisa memberi bekal positif dan menumbuhkan rasa tanggung jawab sosial, serta memberikan dampak langsung yang bisa dinikmati bersama," lanjutnya.
Dengan langkah ini, Lapas Kota Agung berupaya menciptakan lingkungan yang mendukung rehabilitasi positif, memperlihatkan bahwa di balik tembok lapas, ada harapan dan potensi besar yang dapat berkembang untuk masa depan yang lebih baik. (Ady)
View

Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments