![]() |
| Kegiatan pekerjaan drainase anggaran APBN Ta. 2025 Satker O&P Serayu Opak tanpa kejelasan Papan informasi nilai proyek dan tanpa kordinasi Pemerintah Desa setempat |
Jawapes, PURBALINGGA - Adanya kegiatan pembangunan peningkatan dan rehabilitasi jaringan tersier daerah irigasi kawasan Pemerintah Daerah di Desa Kalimanah Kecamatan Kalimanah serta dibeberapa titik lainnya ikut wilayah Kabupaten Purbalingga Provinsi Jawa Tengah menjadi sorotan publik. Pelaksanaan kegiatan tersebut berupa Drainase yang bersumber dari APBN Ta 2025 Satker O&P (Operasi & Pemeliharaan) SDA Serayu Opak PPK : OP3.
Adapun saat dilakukan investigasi dititik kegiatan, diantaranya di Desa Kalimanah Kulon, Desa Sidakangen dan Desa Karangpetir Kecamatan Kalimanah menariknya untuk papan informasi pekerjaan tidak terpampang volume, nilai kontrak proyek, waktu masa pelaksanaan dan nama penyedia jasa (CV/PT) beserta tertera alamat. Hanya tertera nama Poktan P3A Tirta Aji lokasi di Purwohadi dan Poktan Margi Rahayu lokasi Desa Kalimanah.
Sementara itu, saat dilakukan klarifikasi terhadap desa setempat, baik Kepala Desa maupun Perangkat Desa nya tidak ada yang tau masalah pekerjaan itu. Dilokasi kegiatanpun pengawas tidak terlihat batang hidungnya.
![]() |
| Salah satu papan informasi di titik proyek |
"Saya juga bingung mas, ada pekerjaan namun tanpa adanya kordinasi. Tahu-tahu dilakukan penggalian dan sudah dilakukan tanpa seijin warga atau Pemdes setempat, yang akhirnya banyak menimbulkan pertanyaan dilingkungan. Kami memahami bahwa proyek itu sangat bermanfaat bagi para petani, namun kalau tidak kulonuwun kayanya aneh banget," ujar Ari kepada wartawan, Kamis siang (27/11/2025).
Dilain pihak, dikatakan bahwa di Desa Kalimanah Kulon Kecamatan Kalimanah juga mendapatkan manfaat yang sama. Kegiatan tersebut hampir sama dengan kegiatan dibeberapa titik lainya tanpa adanya papan informasi yang jelas atau tidak transparan. Seperti kegiatan siluman.
"Kegiatan tersebut hampir sama dengan kegiatan dibeberapa titik lainya tanpa adanya papan informasi yang jelas atau tidak transparan. Seperti kegiatan siluman," ungkap Miswan sembari tersenyum.
Saat dikonfirmasi, salah satu Perangkat Desa mengatakan, titik kegiatan di Desa Manduraga Kecamatan Kalimanah bahwa jalur irigasi itu milik Desa Karangsari. Kok jadi aneh.
"Kegiatan pekerjaan itu menjadi aneh, titik pekerjaan di Desa Manduraga sedangkan jalur irigasi itu milik Desa Karangsari dan tanpa adanya kordinasi dengan desa setempat," katanya.
Kenapa kegiatan proyek tersebut bisa berjalan, dalam kejanggalan pekerjaan drainase itu, awak media sudah mencoba untuk mengklarifikasi kepada pihak pelaksana kegiatan, hingga berita ini diterbitkan belum ada jawaban.(Tio/Cpt)
View


Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments