Jawapes, SIDOARJO – Menanamkan rasa cinta tanah air dan memperkuat karakter generasi muda menjadi bagian penting dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Berangkat dari semangat tersebut, Babinsa Koramil 0816/16 Waru, Serma Tri Sukmono, memberikan pembinaan bela negara kepada anggota Pramuka Penggalang SMP Buana Waru, Kabupaten Sidoarjo, di Aula Makoramil 0816/16 Waru, Jumat (23/10/2026).
Kegiatan ini menjadi sarana edukasi bagi para pelajar untuk memperkuat pemahaman tentang wawasan kebangsaan, menumbuhkan jiwa nasionalisme, serta membentuk karakter generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap masa depan bangsa.
Kegiatan tersebut dihadiri Serma Tri Sukmono selaku Babinsa Koramil 0816/16 Waru, Mujahidin selaku perwakilan guru pembimbing Informatika SMP Buana Waru, serta para anggota Pramuka Penggalang SMP Buana Waru.
Rangkaian kegiatan diawali dengan apel pengecekan peserta. Setelah seluruh peserta mengikuti pengecekan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi wawasan kebangsaan. Materi yang diberikan mengangkat tema “Optimalisasi Wawasan Kebangsaan kepada Generasi Muda di Tengah-Tengah Era Globalisasi”.
Dalam penyampaiannya, Serma Tri Sukmono mengajak para anggota Pramuka untuk memahami pentingnya wawasan kebangsaan sebagai landasan dalam bersikap dan bertindak di tengah perkembangan zaman. Menurutnya, generasi muda perlu memiliki pemahaman yang kuat mengenai identitas bangsa, nilai-nilai kebangsaan, serta tanggung jawab sebagai warga negara Indonesia.
Ia juga menekankan bahwa bela negara tidak selalu diwujudkan melalui perjuangan di medan perang. Bagi para pelajar, semangat bela negara dapat dimulai dari hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari, seperti belajar dengan tekun, menaati peraturan, menghormati guru dan orang tua, menjaga persatuan, serta menghargai perbedaan.
“Adik-adik Pramuka merupakan generasi penerus bangsa yang kelak akan memegang peranan penting dalam menentukan masa depan Indonesia. Karena itu, tanamkan sejak dini rasa cinta tanah air, semangat persatuan, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Jadilah generasi muda yang tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif, mampu menyaring informasi dengan bijak, serta tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila,” ujar Serma Tri Sukmono.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa derasnya arus globalisasi membawa berbagai perubahan dalam kehidupan masyarakat, termasuk dalam dunia pendidikan dan pergaulan generasi muda. Kemajuan teknologi informasi memberikan banyak peluang untuk belajar dan mengembangkan potensi diri, tetapi juga menuntut sikap kritis dan bijaksana dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar.
Oleh sebab itu, para anggota Pramuka diharapkan mampu memanfaatkan perkembangan teknologi untuk kegiatan positif, memperluas wawasan, meningkatkan prestasi, dan membangun kreativitas tanpa meninggalkan jati diri sebagai bangsa Indonesia.
Serma Tri Sukmono juga mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Perbedaan suku, agama, budaya, dan latar belakang hendaknya menjadi kekuatan untuk mempererat persaudaraan, bukan alasan untuk menimbulkan perpecahan. “Wawasan kebangsaan mengajarkan kita untuk melihat Indonesia sebagai satu kesatuan yang utuh. Walaupun memiliki beragam latar belakang, kita tetap satu bangsa dan satu tanah air. Semangat inilah yang perlu terus dipelihara oleh generasi muda agar persatuan dan keutuhan NKRI senantiasa terjaga,” tambahnya.
Menurutnya, Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk kepribadian generasi muda. Melalui kegiatan kepramukaan, para pelajar dapat belajar tentang kedisiplinan, kemandirian, kepemimpinan, kerja sama, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting dalam membangun generasi yang berkarakter, berintegritas, dan bertanggung jawab.
Pembinaan bela negara ini diharapkan tidak hanya menambah pengetahuan peserta, tetapi juga mendorong mereka untuk menerapkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan nyata, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.
Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan doa penutup. Suasana kebersamaan kemudian semakin terasa saat seluruh peserta menyanyikan lagu wajib nasional “Bagimu Negeri” sebagai ungkapan kecintaan terhadap bangsa dan negara. Rangkaian kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan tumbuh jiwa nasionalisme dan pemahaman wawasan kebangsaan yang semakin kuat di kalangan anggota Pramuka Penggalang SMP Buana Waru.
Para peserta juga diharapkan mampu memandang keberadaan bangsa dan negara Indonesia sebagai satu kesatuan yang bulat dan utuh dalam mewujudkan cita-cita kehidupan berbangsa serta mencapai tujuan nasional.
Kegiatan pembinaan bela negara ini sekaligus menjadi bentuk sinergi antara TNI dan dunia pendidikan dalam menyiapkan generasi muda yang berkarakter, berwawasan kebangsaan, serta memiliki semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
Dengan bekal pengetahuan dan nilai-nilai kebangsaan yang diberikan sejak dini, generasi muda diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, berprestasi, menjunjung tinggi persatuan, serta mampu menghadapi tantangan globalisasi tanpa kehilangan identitas nasional.(Tyaz)
View

Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments