Ahmad Hidayat bersama Myka Raksa
ksaSURABAYA – Semangat generasi muda untuk mengambil bagian dalam dunia politik terus berkembang. Salah satunya ditunjukkan melalui langkah seorang kader muda yang memilih bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Keputusan tersebut didasari keinginan untuk membangun ruang perjuangan politik yang lebih terbuka, progresif, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Dalam keterangannya, ia menyampaikan bahwa politik seharusnya tidak hanya berbicara mengenai kekuasaan dan jabatan, tetapi juga tentang keberpihakan terhadap rakyat. "Saya ingin berada dalam lingkungan politik yang memberikan ruang bagi anak muda untuk bergerak, menyampaikan gagasan, dan terlibat langsung dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat," ungkapnya.
Menurutnya, PSI menjadi ruang baru untuk mengembangkan gagasan dan mendorong keterlibatan generasi muda dalam pembangunan. Ia berharap politik dapat dijalankan dengan pendekatan yang lebih terbuka, responsif, dan tidak berjarak dengan persoalan yang dihadapi masyarakat sehari-hari.
Kepedulian terhadap nasib rakyat kecil juga kerap menjadi bahan diskusi bersama Achmad Hidayat. Mulai dari obrolan sederhana di warung kopi hingga menikmati suasana malam bersama penjual starling (kopi keliling), berbagai persoalan masyarakat menjadi topik pembicaraan. Diskusi tersebut membahas masa depan rakyat kecil, kondisi sosial, hingga bagaimana politik seharusnya hadir memberikan solusi bagi masyarakat yang membutuhkan perhatian.
Baginya, politik harus kembali pada tujuan utamanya, yakni menjadi sarana pengabdian kepada masyarakat. Ia berharap kehadirannya di PSI dapat menjadi awal dari kontribusi yang lebih luas, sekaligus mengajak generasi muda untuk tidak apatis terhadap politik. Sebab, perubahan tidak cukup hanya dibicarakan, tetapi harus diwujudkan melalui kerja nyata dan keberpihakan kepada rakyat.
(CSan)
View

Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments