11 Ekor Kambing dan Belasan Hewan Ternak Mati Terbakar di Bengawan Solo Kota Probolinggo

Akses jalan yang sempit serta angin kencang sempat menyulitkan petugas Damkar dalam memadamkan api di pemukiman padat penduduk Jrebeng Kulon. (Foto: Damkar).

Jawapes, Probolinggo – Kebakaran hebat melanda area peternakan milik warga di Gang Kyai Anom, Perumahan Prasaja Mulya, Jalan Bengawan Solo, Kelurahan Jrebeng Kulon, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, pada Jumat (16/10/2026) siang.

Insiden yang terjadi di pemukiman padat penduduk tersebut menghanguskan sebuah bangunan kandang beserta belasan ekor hewan ternak di dalamnya. Sebanyak 11 ekor kambing, 15 ekor ayam, dan 5 ekor kelinci dilaporkan mati terbakar karena tidak sempat diselamatkan. 

Informasi yang dihimpun dari pemadam kebakaran pemilik kandang bernama Fauzan, pertama kali mengetahui kebakaran sekitar pukul 11.18 WIB. Melihat kobaran api mendadak membesar di area belakang rumahnya, Fauzan langsung menghubungi call center 112 untuk meminta bantuan darurat.

Usai menerima laporan dari warga, petugas piket Damkar Regu 3 Satpol PP Kota Probolinggo langsung menuju lokasi kejadian. Untuk mengantisipasi perambatan api ke pemukiman warga, dua unit fire truck berkapasitas 5.000 liter dan 3.000 liter beserta belasan personel diterjunkan.

Proses penanganan di lapangan sempat mengalami kendala. Akses jalan menuju titik lokasi di Gang Kyai Anom tergolong sempit, sehingga armada pemadam berukuran besar harus bermanuver dengan ekstra hati-hati. Selain itu, tiupan angin kencang dan material kandang yang terbuat dari kayu serta bambu membuat api cepat membesar hingga membumbung tinggi.

Petugas Damkar Regu 3 yang dibantu empat personel PTI Damkar langsung membagi tim. Sebagian personel memfokuskan penyemprotan untuk melokalisasi api agar tidak menjangkau bangunan rumah induk milik korban.

Setelah penanganan intensif selama kurang lebih dua jam, kobaran api berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.30 WIB. Petugas kemudian melanjutkan dengan proses pendinginan (cooling down) untuk memastikan tidak ada sisa bara api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

"Seluruh proses pemadaman hingga pembasahan dinyatakan selesai dan kondusif pada pukul 13.35 WIB." Ujar Sukirno.

Meskipun tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini, kerugian material yang dialami korban diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah akibat kehilangan belasan hewan ternaknya.

Regu 3 Damkar Kota Probolinggo, Sukirno, menyampaikan bahwa hingga kini penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui.

"Dugaan sementara penyebab kebakaran belum diketahui pasti karena saat petugas tiba di lokasi, api sudah dalam kondisi membesar," ungkap Sukirno.(Id)

Baca Juga

View

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama

Rizal Diansyah, ST

Pimpred Media Jawapes. WA: 0818306669

Countact Pengaduan