Sumur Pertanian Bantu Petani Pacitan Hadapi Kemarau Panjang


Jawapes, PACITAN - Keberadaan sumur pertanian yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) melalui kelompok masyarakat (Pokmas) memberikan manfaat nyata bagi petani di sejumlah wilayah Kabupaten Pacitan, terutama dalam menghadapi kondisi kemarau panjang seperti yang terjadi saat ini.

Sumur-sumur pertanian tersebut dimanfaatkan sebagai salah satu sumber air untuk memenuhi kebutuhan pengairan lahan pertanian. Keberadaannya dinilai membantu masyarakat mempertahankan aktivitas pertanian ketika sumber air permukaan mulai berkurang akibat minimnya curah hujan, Kamis (17/9/2026)

Sejumlah petani mengaku sangat terbantu dengan adanya fasilitas sumur pertanian tersebut. Air yang tersedia dapat dimanfaatkan untuk mengairi lahan, sehingga kebutuhan tanaman tetap dapat terpenuhi meskipun kondisi cuaca relatif kering.

“Dengan adanya sumur ini, kami sangat terbantu, terutama saat musim kemarau. Airnya bisa dimanfaatkan untuk mengairi lahan pertanian sehingga tanaman tidak terlalu kekurangan air,” ungkap salah seorang petani.


Program pembangunan sumur pertanian melalui Pokmas tersebut diharapkan dapat mendukung ketahanan air sekaligus membantu meningkatkan produktivitas sektor pertanian di daerah.

Masyarakat juga diharapkan dapat menjaga dan memanfaatkan fasilitas tersebut secara bersama-sama, sehingga keberadaannya dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Terlebih, kondisi kemarau panjang membuat ketersediaan air menjadi salah satu persoalan yang cukup dirasakan masyarakat petani. Dengan adanya sarana pengairan alternatif, lahan pertanian tetap memiliki sumber air yang dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan.

Pemanfaatan sumur pertanian secara tepat dan berkelanjutan diharapkan menjadi salah satu upaya untuk menjaga keberlangsungan kegiatan pertanian masyarakat Pacitan di tengah kondisi cuaca yang kering. (Not)

Baca Juga

View

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama

Rizal Diansyah, ST

Pimpred Media Jawapes. WA: 0818306669

Countact Pengaduan