Pengurus KONI Sidoarjo 2025-2029 Resmi Dikukuhkan, Bidik Dua Besar Porprov 2027


Jawapes, SIDOARJO – Kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sidoarjo periode 2025-2029 resmi dikukuhkan di Pendopo Delta Wibawa, Minggu (13/9/2026). Prosesi pengukuhan dilakukan Ketua Umum KONI Jawa Timur Muhammad Nabil dan disaksikan Bupati Sidoarjo H. Subandi.

Dalam kepengurusan baru tersebut, Muhammad Rafi Wibisono dipercaya memimpin KONI Sidoarjo untuk empat tahun ke depan. Pengurus yang baru dikukuhkan langsung dihadapkan pada sejumlah agenda strategis, terutama persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027.

Bupati Sidoarjo H. Subandi selaku Dewan Pelindung KONI Sidoarjo meminta jajaran pengurus baru menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Ia berharap kepengurusan tersebut mampu memberikan perhatian serius terhadap pembinaan dan masa depan atlet Sidoarjo.

Menurut Subandi, Sidoarjo memiliki potensi besar dalam pengembangan atlet. Karena itu, potensi tersebut perlu dikelola secara serius agar dapat menjadi kekuatan daerah sekaligus mengharumkan nama Sidoarjo dalam berbagai ajang olahraga.

“Sidoarjo memiliki banyak atlet berbakat sehingga generasi muda diharapkan mampu mengoptimalkan potensi tersebut menjadi aset daerah yang unggul demi mengharumkan nama Sidoarjo,” ujarnya.

Subandi mengatakan, Pemkab Sidoarjo akan terus memberikan dukungan terhadap pembinaan olahraga. Namun, dukungan pemerintah harus berjalan beriringan dengan kerja keras pengurus, atlet, pelatih, serta seluruh pihak yang terlibat dalam pengembangan olahraga.

Terlebih, saat ini KONI Sidoarjo mulai mempersiapkan diri menghadapi Porprov 2027. Menurutnya, diperlukan perencanaan dan strategi yang matang agar prestasi olahraga Sidoarjo dapat dipertahankan sekaligus ditingkatkan.

“Keberhasilan akan tercapai melalui kolaborasi strategis. Pemberian dukungan yang saling berkelanjutan serta sinergi yang solid antara pemerintah, sektor swasta, dan pengurus KONI,” tegas Subandi.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Sidoarjo periode 2025-2029 Muhammad Rafi Wibisono mengungkapkan, proses hingga dirinya dipercaya memimpin organisasi tersebut melalui sejumlah tahapan. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menjalankan proses penjaringan dan pendalaman calon ketua umum.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada pengurus Kabupaten Sidoarjo yang telah melaksanakan serangkaian proses penjaringan dan pendalaman sehingga agenda pelantikan ini dapat terlaksana dengan baik,” katanya.

Rafi juga menilai keterlibatan generasi muda dalam organisasi olahraga merupakan bagian penting untuk keberlanjutan kepemimpinan. Menurutnya, anak muda harus diberikan ruang untuk berkontribusi sekaligus mengembangkan kapasitasnya dalam organisasi.

Untuk empat tahun ke depan, KONI Sidoarjo membawa program “Atlet Unggul dan Sidoarjo Juara”. Program tersebut menjadi landasan pembinaan olahraga dengan menggabungkan pembinaan atlet secara berjenjang dengan perhatian terhadap kesejahteraan mereka.

Pembinaan akan diarahkan mulai dari kelompok usia dini hingga atlet muda. Selain peningkatan kemampuan, KONI juga berencana mendorong pemenuhan aspek kesejahteraan bagi atlet yang mampu menorehkan prestasi.

“Program pembinaan berjenjang ini dilaksanakan sebagai bentuk persiapan menuju Porprov 2027. Bagi para atlet berprestasi, kami berkomitmen untuk mengupayakan pemberian bonus, beasiswa pendidikan, serta jaminan pengembangan karier dan kesejahteraan masa depan mereka,” ungkap Rafi.

Tidak hanya atlet, kualitas pelatih juga menjadi perhatian dalam program tersebut. Rafi menilai keberhasilan seorang atlet tidak terlepas dari peran pelatih yang memiliki kompetensi dan mampu menyusun pola latihan secara tepat.

Karena itu, peningkatan kapasitas pelatih menjadi salah satu bagian dari strategi KONI Sidoarjo dalam membangun ekosistem olahraga yang berkelanjutan.

KONI Sidoarjo juga akan memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah, BUMN maupun BUMD untuk mendukung pembinaan serta kesejahteraan atlet. Dukungan sektor swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) juga dinilai dapat menjadi salah satu sumber

Rafi menegaskan, target “Sidoarjo Juara” bukan sekadar slogan. KONI Sidoarjo telah menetapkan sasaran prestasi yang terukur, salah satunya menempatkan kontingen Sidoarjo di posisi dua besar pada Porprov Jawa Timur 2027.

“Sidoarjo merupakan pusat pembibitan atlet potensial. Kita harus optimistis dalam meraih prestasi puncak. Untuk mewujudkannya, diperlukan dukungan penuh dari pemerintah serta kontribusi CSR. Mengingat, KONI tidak dapat mengupayakan pencapaian gelar juara dan kesejahteraan atlet secara mandiri,” pungkasnya.

Dengan kepengurusan baru dan program pembinaan yang telah disiapkan, KONI Sidoarjo diharapkan mampu memperkuat proses regenerasi atlet sekaligus meningkatkan prestasi olahraga daerah dalam menghadapi berbagai kompetisi, khususnya Porprov 2027.(Tyaz)

Baca Juga

View

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama

Rizal Diansyah, ST

Pimpred Media Jawapes. WA: 0818306669

Countact Pengaduan