GASPOL 2026 Perkuat Kiprah KBJ Melestarikan Budaya Jawa

LSM Jawapes

Jawapes Surabaya – Komunitas Budaya Jawa (KBJ) terus memperkuat komitmen melestarikan budaya Jawa melalui seni pertunjukan, wastra adat, dan edukasi budaya.

Ketua KBJ Surabaya, Nyi Ng. Sisca Widuri Adiningsih, B.A., mengatakan KBJ yang mengusung semboyan “KBJ Anjayeng Bawana” menjadi wadah masyarakat lintas suku, agama, dan profesi untuk bersama-sama nguri-uri budaya Jawa.

KBJ resmi berdiri pada 22 Mei 2025. Gagasan tersebut muncul setelah Sisca mendapat undangan mengikuti Surabaya Vaganza 2025.

“Saat itu saya belum memiliki komunitas yang menaungi. Dari situlah muncul tekad membentuk Komunitas Budaya Jawa sebagai wadah bersama untuk nguri-uri budaya Jawa di Surabaya,” ujar Sisca, Minggu (26/7/2026).

Penampilan perdana KBJ di Surabaya Vaganza 2025 membawakan prosesi Panggih Manten Jawa di hadapan Wali Kota Surabaya. Kiprahnya berlanjut pada Surabaya Fashion Festival (SFF) 2026 dengan mengangkat budaya Kerajaan Majapahit, Tribhuwana Tunggadewi, Patih Gajah Mada, Panggih Manten Jawa, Punokawan hingga Anoman.

KBJ juga berkolaborasi dengan Sanggar Seni Kartika Budaya pimpinan Angelica, putri Sisca. Kolaborasi tersebut ditampilkan dalam Gerakan Apresiasi Surabaya Prestasi, Orientasi Lokal (GASPOL) 2026 di Balai Kota Surabaya, 25–26 Juli 2026, melalui Fashion Show Busana Adat Jawa, seni budaya, dan Campursari.

Menurut Sisca, GASPOL bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi ruang apresiasi dan wadah bagi komunitas untuk menampilkan potensi serta karya budaya kepada masyarakat luas.

“GASPOL bukan sekadar hiburan, tetapi gerakan membangun kecintaan generasi muda terhadap budaya. Semakin kuat budaya dijaga, semakin kuat jati diri bangsa. Kebaya, busana adat, seni tari, dan tradisi adalah warisan leluhur yang harus terus dilestarikan dan diwariskan kepada generasi penerus,” tegas Sisca.

Pimpinan Redaksi Media Jawapes, Rizal Diansyah Soesanto, S.T., CPLA, mengatakan GASPOL yang digagas Jawapes bersama Pemerintah Kota Surabaya dan DPRD Kota Surabaya memberikan wadah nyata bagi komunitas, pelaku seni, dan generasi muda untuk menunjukkan karya serta prestasinya.

“Jawapes melalui GASPOL berupaya memberikan wadah apresiasi, ekspresi, sekaligus publikasi bagi masyarakat yang memiliki prestasi dan kepedulian terhadap budaya dengan memperkenalkan karyanya kepada publik agar tidak berhenti hanya di atas panggung,” ujar Rizal.

Menurutnya, pelestarian budaya membutuhkan kolaborasi. Pemerintah menyediakan ruang, komunitas menjaga dan mengembangkan budaya, sedangkan media membantu menyebarluaskan nilai dan karya tersebut kepada masyarakat.

“Ketika budaya diberi ruang, diapresiasi, dan diberitakan secara konsisten, generasi muda akan semakin mengenal, mencintai, dan memiliki kebanggaan terhadap budayanya sendiri,” pungkasnya. (Red)

Baca Juga

View

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama

Rizal Diansyah, ST

Pimpred Media Jawapes. WA: 0818306669

Countact Pengaduan