Jemaah Haji Tanggamus, Pesawaran, dan Pesisir Barat Bersatu dalam Kekhusyukan Wukuf di Arafah

Jemaah Haji Tanggamus, Pesawaran, dan Pesisir Barat Bersatu dalam Kekhusyukan Wukuf di Arafah
Jemaah Haji Tanggamus, Pesawaran, dan Pesisir Barat khusyuk Wukuf di Arafah


Jawapes Arafah — Suasana haru dan penuh kekhusyukan menyelimuti Maktab 82 BTG, Tenda 4 Arafah, saat sebanyak 439 jemaah haji Kloter JKG 19 melaksanakan wukuf, puncak ibadah haji, pada Selasa (26/5/2026) bertepatan dengan 9 Dzulhijah 1447 Hijriah pukul 12.17 WAS.


Ratusan jemaah yang berasal dari Kabupaten Tanggamus, Pesawaran, dan Pesisir Barat, Provinsi Lampung itu larut dalam doa dan munajat, menyatukan hati di Padang Arafah sebagai satu umat yang datang memenuhi panggilan Allah SWT.


Pelaksanaan wukuf berlangsung tertib dan khidmat di bawah koordinasi Ketua Kloter JKG 19, Tri Idayana. Momentum sakral tersebut semakin bermakna melalui khutbah wukuf yang disampaikan Akhmad Khoiri dengan tema “Ibadah Haji Sebagai Sarana Memaknai Diri.”


Dalam khutbahnya, Akhmad Khoiri mengajak seluruh jemaah menjadikan ibadah haji sebagai ruang perenungan untuk membersihkan diri, memperkuat keimanan, dan memperbarui semangat hidup menuju pribadi yang lebih baik.


Ketua Kloter Tri Idayana mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan wukuf tahun ini. Ia menyebut suasana Arafah dipenuhi kekhidmatan dan doa-doa yang menggetarkan hati.


“Alhamdulillah seluruh jemaah Kloter JKG 19 dapat melaksanakan wukuf dengan lancar. Ini adalah momen paling dinanti oleh seluruh jemaah haji, tempat kami bermunajat dan memohon ampunan kepada Allah SWT. Semoga seluruh jemaah memperoleh haji yang mabrur dan membawa perubahan baik ketika kembali ke tanah air,” ujarnya.


Rangkaian ibadah dipimpin oleh Imam Akmaludin, sementara adzan dikumandangkan oleh Muadzin Edi Muhtar. Suasana spiritual semakin terasa saat dzikir dan doa bersama dipimpin oleh Sulaiman, dengan Junaedi Samsul bertindak sebagai pembawa acara.


Di tengah pelaksanaan ibadah, kepedulian petugas haji juga terlihat melalui fasilitasi Safari Wukuf bagi dua jemaah yang tidak dapat hadir di tenda utama. Langkah ini memastikan seluruh anggota kloter tetap dapat menunaikan rukun haji dengan baik.


Wukuf di Arafah merupakan inti dari ibadah haji, dilaksanakan sejak tergelincirnya matahari hingga terbenam. Di tempat inilah jutaan umat Islam dari seluruh dunia berkumpul untuk memohon ampunan, memperbanyak doa, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.


Kelancaran pelaksanaan wukuf Kloter JKG 19 menjadi cerminan kesiapan petugas haji Indonesia dalam memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah. Lebih dari itu, momen ini memperlihatkan kuatnya persatuan dan kebersamaan jemaah asal Lampung yang bersatu dalam keimanan dan refleksi spiritual di Tanah Suci.


Saat matahari mulai tenggelam di ufuk Arafah, para jemaah pun bergerak menuju Muzdalifah untuk melanjutkan rangkaian ibadah haji berikutnya dengan hati yang semakin tenang dan spiritualitas yang kian mendalam. (Ady)

Baca Juga

View

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama

Rizal Diansyah, ST

Pimpred Media Jawapes. WA: 0818306669

Countact Pengaduan