Sinergi Tanpa Batas, Babinsa dan Pemuda Janti Bersinergi Perkuat Fondasi Kamtibmas


Jawapes, SIDOARJO – Malam yang dingin di Desa Janti berubah menjadi hangat dan penuh semangat saat puluhan pemuda berkumpul di Pendopo Balai Desa Janti, Kecamatan Waru, Selasa (6/1/2026). Di bawah temaram lampu pendopo, generasi muda yang tergabung dalam Karang Taruna ini duduk bersama aparatur desa dan TNI-Polri untuk satu misi mulia: menjaga kedaulatan dan kedamaian lingkungan tempat tinggal mereka.

Kegiatan bertajuk "Pembekalan Pemuda dalam Mewujudkan Keamanan dan Ketertiban Umum" ini bukan sekadar seremoni formal. Acara ini menjadi ruang dialog inklusif antara otoritas keamanan dan energi muda desa. Hadir di tengah-tengah peserta, Kepala Desa Janti Bapak Muchammad Chusen, Babinsa Koramil 0816/16 Waru Serda Badik, serta Bhabinkamtibmas Bripda Rinal.

Suara Nasionalisme dan Tanggung Jawab Moral Gema lagu kebangsaan Indonesia Raya mengawali kegiatan, membakar semangat nasionalisme di dada para pemuda. Dalam sesi utama, Serda Badik selaku Babinsa Desa Janti menyampaikan pesan menyentuh tentang makna penting kehadiran pemuda. Baginya, pemuda bukan sekadar angka dalam kependudukan, melainkan aset strategis sekaligus benteng pertama pertahanan desa. 

"Keamanan dan ketertiban bukanlah beban yang hanya dipikul oleh aparat. Ia adalah kerja kolaboratif. Pemuda harus hadir sebagai pelopor, menjadi penengah saat ada gesekan, dan menjadi teladan bagi sesamanya. Jika pemuda peduli, maka potensi gangguan Kamtibmas akan padam sebelum sempat menyala," ujar Serda Badik dengan nada penuh motivasi.


Ia juga menekankan bahwa harmoni desa hanya bisa terwujud jika ada sinergi yang tulus antara Karang Taruna, Pemerintah Desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas.


Membekali Diri dari Ancaman Sosial Senada dengan hal tersebut, Kepala Desa Janti, Bapak Muchammad Chusen, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas antusiasme para pemuda. Ia memandang pembinaan ini sebagai investasi jangka panjang bagi pembangunan karakter warga Desa Janti.


Materi inti kemudian disampaikan oleh Bhabinkamtibmas Bripda Rinal. Dengan gaya komunikasi yang santai namun berbobot, ia membedah isu-isu krusial mulai dari pencegahan konflik sosial, bahaya laten narkoba, hingga pentingnya kepekaan terhadap perubahan situasi di lingkungan sekitar.


Dialog dari Hati ke Hati Suasana mencapai puncaknya saat sesi tanya jawab. Tak ada sekat antara petugas dan warga; diskusi mengalir dengan penuh keterbukaan. Para pemuda aktif mencurahkan keresahan sekaligus memberikan saran konstruktif terkait kondisi keamanan di gang-gang desa mereka.

Kegiatan berakhir dengan doa bersama sebagai harapan agar Desa Janti senantiasa dilindungi dari segala bentuk marabahaya. Melalui pembekalan ini, pemuda Desa Janti kini tak hanya membawa pulang informasi, tetapi juga membawa tanggung jawab baru: menjadi penjaga nyala kedamaian di lingkungan mereka sendiri.(Tyaz)

Baca Juga

View

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama

Rizal Diansyah, ST

Pimpred Media Jawapes. WA: 0818306669

Countact Pengaduan