Musyawarah desa ini menjadi forum penting dalam menentukan arah kebijakan penggunaan Dana Desa Tahun Anggaran 2026, khususnya dalam menetapkan warga yang benar-benar berhak menerima bantuan BLT-DD sesuai dengan kriteria dan regulasi yang berlaku.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Watesari, Arofiq, Serma Alfian selaku Babinsa Koramil 0816/10 Balongbendo, Aiptu Yusub Imroni (Bhabinkamtibmas Polsek Balongbendo), Mujib Edikara (Ketua BPD Desa Watesari), Sekretaris Desa beserta seluruh perangkat desa, Ketua BUMDes beserta anggota, para Ketua RT/RW, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan Karang Taruna Desa Watesari.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan-sambutan dari Kepala Desa Watesari, Ketua BPD Desa Watesari, serta Pendamping Desa. Selanjutnya dilaksanakan musyawarah inti penentuan KPM BLT-DD Tahun Anggaran 2026, yang berlangsung secara terbuka dan penuh dengan diskusi konstruktif. Acara kemudian ditutup dengan doa dan penutup.
Dalam kesempatan tersebut, Serma Alfian selaku Babinsa Koramil 0816/10 Balongbendo menyampaikan pendapat dan masukan secara jelas, detail, dan komprehensif. Ia menekankan pentingnya prinsip musyawarah mufakat, transparansi, serta akuntabilitas dalam menentukan penerima BLT-DD.
“Penetapan KPM BLT-DD harus benar-benar mengacu pada data yang valid dan kondisi riil di lapangan, sehingga bantuan yang diberikan tepat sasaran dan menyentuh masyarakat yang paling membutuhkan. Proses musyawarah seperti ini sangat penting agar tidak menimbulkan kecemburuan sosial serta dapat dipertanggungjawabkan bersama,” ujar Serma Alfian.
Lebih lanjut, ia juga mengingatkan agar seluruh elemen desa tetap menjaga sinergi, kebersamaan, dan keterbukaan dalam menentukan prioritas penggunaan Dana Desa Tahun Anggaran 2026, sehingga program-program yang direncanakan mampu mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Watesari secara berkelanjutan.
Dengan adanya kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam forum Musdes tersebut, diharapkan keputusan yang diambil benar-benar mencerminkan aspirasi warga, berjalan aman, tertib, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kegiatan musyawarah desa pun berlangsung dengan lancar, kondusif, dan penuh semangat kebersamaan.(Tyaz)
View

Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments