Sat Narkoba Polresta Banyumas Kembali Tangkap Residivis Kasus Penyalahgunaan Obat Psikotropika

Satreskoba ungkap kasus Residivis dalam perkara yang sama tentang penyalahgunaan obat terlarang.

Jawapes, Banyumas - Satuan Reserse Narkoba Polresta Banyumas kembali menangkap seorang Residivis perkara penyalahgunaan dan peredaran obat-obatan berbahaya di wilayah Kabupaten Banyumas.

Kapolresta Banyumas Kombes Pol Edy Suranta Sitepu S.I.K., MH melalui Kasat Narkoba Polresta Banyumas Kompol Dr. Yogi Prawira SH., S.I.K dalam keterangan pers mengatakan, bahwa Senin Malam (22/05) Tim Operasional Satresnarkoba Polresta Banyumas menangkap terlapor berinisial JS (32) yang merupakan Residivis perkara penyalahgunaan dan peredaran obat-obatan Psikotropika yang kami tangani tahun lalu.

"Tadi malam (22/5), tim operasional Satresnarkoba Polresta Banyumas menangkap terlapor berinisial JS (32) yang merupakan residivis perkara penyalahgunaan dan peredaran obat-obatan psikotropika yang kami tangani tahun lalu," ungkap Kasat Narkoba saat memberikan keteranganya dalam jumpa pers, Selasa (23/05/2023).

Kompol Dr. Yogi Prawira menyebutkan, JS merupakan warga Aceh yang tinggal di Tegal dan baru keluar dari Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Purwokerto sekitar Bulan Januari 2023. Setelah keluar dari Lapas Narkotika, pihaknya melakukan pemantauan terhadap JS dan ternyata yang bersangkutan masih tetap mengedarkan obat-obatan Psikotropika di wilayah Kabupaten Banyumas.

"Setelah kami membuntuti selama 3 hari, saat melintasi depan SPBU Kalibogor terlapor ini bertemu dengan seseorang yang diduga kaitannya dengan salah satu pembeli obat-obatan tersebut," jelasnya.

Saat Tim Satresnarkoba hendak menangkap yang bersangkutan, JS melakukan perlawanan dengan cara memundurkan mobil yang dikendarai  berpelat nomor A-1714-YP hingga menabrak dua sepeda motor dan satu mobil di belakangnya. 

"Alhamdulillah untuk korban jiwa tidak ada namun ada 2 orang yang mengalami lecet bagian kaki dan tangan, kemudian langsung kita antar untuk berobat dan kita arahakan untuk membuat pelaporan terkait akibat yang ditimbulkan saat pelaku melakukan perlawanan," papar Kompol Yogi.

Saat dilakukan penggeledahan terhadap mobil yang digunakan JS, Tim Satresnarkoba menemukan obat Tramadol sekitar 60 butir, Heximer sekitar 400 butir dan uang sebesar Rp. 350 ribu. Obat-obatan tersebut rencananya akan dijual kembali oleh JS. Hingga saat ini kami masih melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap yang bersangkutan.(JP.K-3)

Pembaca

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama