Jawapes, SIDOARJO – Upaya mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan produktivitas pertanian terus dilakukan melalui sinergi antara aparat kewilayahan, pemerintah desa, dan kelompok tani. Hal tersebut tercermin dalam kegiatan rapat persiapan masa turun tanam padi di Desa Watesari, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (17/10/2026) malam.
Babinsa Koramil 0816/10 Balongbendo, Serma Alfian, menghadiri rapat yang berlangsung mulai pukul 19.30 WIB tersebut. Pertemuan ini menjadi wadah koordinasi bagi pemerintah desa, pengurus kelompok tani, serta para petani untuk mempersiapkan pelaksanaan musim tanam padi agar berjalan tertib, terencana, dan sesuai dengan kondisi pertanian di wilayah setempat.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Watesari Arofik, Serma Alfian selaku Babinsa Koramil 0816/10 Balongbendo, Sekretaris Desa Watesari beserta perangkat desa, Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Abdulatif, Ketua Kelompok Tani (Poktan) Halim, serta para petani Desa Watesari.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan, doa bersama, dan penutupan. Melalui forum tersebut, seluruh pihak diharapkan dapat memperkuat komunikasi serta menyamakan persepsi dalam menghadapi masa tanam padi, mulai dari kesiapan lahan hingga pengelolaan kebutuhan pertanian.
Dalam kesempatan itu, Babinsa Koramil 0816/10 Balongbendo, Serma Alfian, menyampaikan bahwa rapat persiapan masa tanam memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan kegiatan pertanian. Menurutnya, perencanaan yang matang dan koordinasi yang baik antara pemerintah desa, kelompok tani, serta para petani menjadi salah satu faktor pendukung untuk memperoleh hasil panen yang optimal.
Ia juga mendorong para petani agar terus menjaga kekompakan, aktif bertukar informasi, dan mengutamakan musyawarah dalam menghadapi berbagai kendala yang mungkin muncul selama musim tanam. Persoalan seperti kesiapan lahan, pengaturan jadwal tanam, ketersediaan air, kebutuhan pupuk, hingga pengendalian hama perlu menjadi perhatian bersama sesuai dengan kondisi di lapangan.
“Melalui rapat ini, kita berharap para petani dapat mempersiapkan masa tanam dengan lebih baik, saling berkoordinasi, dan menjaga kebersamaan. Apabila terdapat kendala di lapangan, hendaknya segera dikomunikasikan agar dapat dicarikan solusi bersama. Dengan demikian, kegiatan pertanian dapat berjalan lancar dan produktivitas padi bisa terus ditingkatkan,” ungkap Serma Alfian.
Lebih lanjut, kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan teritorial sekaligus bentuk kepedulian TNI terhadap kehidupan masyarakat, khususnya para petani yang memiliki peran strategis dalam menjaga ketersediaan pangan.
Sinergi antara Babinsa, pemerintah desa, pengurus kelompok tani, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan suasana pertanian yang kondusif. Selain memperkuat koordinasi menjelang musim tanam, kebersamaan tersebut juga menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan sektor pertanian serta menjaga keberlanjutan produksi pangan di Desa Watesari.
Melalui kegiatan ini, seluruh pihak diharapkan semakin solid dalam mendukung program ketahanan pangan, sehingga proses turun tanam padi dapat dipersiapkan secara optimal dan memberikan manfaat bagi kesejahteraan petani maupun masyarakat luas.(Tyaz)
View

Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments