Jawapes, SIDOARJO – Derap langkah kaki yang kompak beradu dengan tanah Lapangan Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo. Di bawah sengatan matahari pagi, sebanyak 19 pelajar terpilih dari SMPN 03 Candi tampak begitu serius mengikuti arahan dari para instruktur. Mereka adalah putra-putri terbaik yang tengah digembleng untuk mengemban misi suci: menjadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026.
Sebagai bentuk komitmen dalam mencetak generasi muda yang tangguh, anggota Koramil 0816/02 Candi bersama jajaran Polsek dan Pemerintah Kecamatan Candi secara intensif memberikan pembinaan fisik serta mental. Latihan yang berlangsung pada Kamis (06/08/2026) ini menjadi bukti nyata sinergi lintas sektor dalam mengawal masa depan bangsa.
Rangkaian latihan dimulai dengan pelaksanaan apel pagi. Momen ini bukan sekadar pengecekan presensi, melainkan ruang untuk menyatukan frekuensi, menata niat, dan memberikan arahan psikologis kepada para peserta. Usai apel, keringat mulai diperas melalui senam kesegaran jasmani guna memastikan otot-otot mereka siap menerima materi yang lebih berat.
Lapangan Kecamatan Candi seketika riuh oleh aba-aba tegas. Materi haluan dan langkah tegap menjadi menu utama. Di sesi ini, ketepatan gerak, keselarasan langkah, postur tubuh, hingga kekompakan formasi diuji habis-habisan. Tidak ada ruang untuk ego individu; di sini mereka belajar bahwa keberhasilan barisan ditentukan oleh kebersamaan.
Latihan memasuki fase krusial, yaitu simulasi teknis pengibaran bendera. Secara bertahap dan penuh ketelitian, para calon Paskibraka ini diajarkan cara membentangkan kain Merah Putih dengan anggun, koordinasi tali-temali, hingga menjaga ritme langkah agar selaras dengan lagu kebangsaan.
Di balik ketegasan instruksi lapangan, terkandung ketulusan untuk membentuk jiwa-jiwa muda yang berkarakter. Babinsa Koramil 0816/02 Candi, Serka Suyanto, menegaskan bahwa gemblengan ini memiliki esensi yang jauh lebih dalam dari sekadar kesempurnaan fisik.
“Latihan Paskibraka ini kami formulasikan tidak hanya untuk mengasah ketangkasan fisik atau keindahan baris-berbaris. Lebih dari itu, ini adalah kawah candradimuka untuk membentuk kedisiplinan, rasa tanggung jawab, kerja sama tim, serta memupuk rasa percaya diri yang kuat. Mereka harus meresapi bahwa mengenakan seragam Paskibraka adalah sebuah kehormatan tertinggi sekaligus amanah besar,” ujar Serka Suyanto dengan penuh rasa bangga.
Serka Suyanto menambahkan bahwa setiap peluh yang menetes dan setiap bentakan instruksi bermakna edukasi. Ketepatan waktu dan kepatuhan pada komando merupakan bekal berharga yang diharapkan dapat melekat dalam sanubari para siswa hingga mereka dewasa nanti.
“Anak-anak harus sadar bahwa tugas mengibarkan bendera Merah Putih di hari kemerdekaan kelak adalah sebuah kehormatan sejarah. Oleh karena itu, kami tiada henti membakar semangat mereka agar tetap gigih, menjaga kesehatan, dan memelihara mental pantang menyerah,” imbuhnya.(Tyaz)
View

Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments