Jembatan Perintis Garuda Plumpang Capai 95 Persen, Warga Segera Nikmati Akses Baru


Jawapes, SIDOARJO – Harapan masyarakat Dusun Plumpang, Desa Penambangan, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, untuk memiliki akses penghubung yang lebih mudah dan aman semakin dekat terwujud. Pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang berada di wilayah Koramil 0816/10 Balongbendo terus dikebut dan hingga Sabtu (8/8/2026) pukul 15.00 WIB, telah mencapai progres 95 persen. Pembangunan jembatan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian dan pengabdian TNI kepada masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi aktivitas warga. Kehadiran jembatan ini nantinya tidak hanya menjadi penghubung antar sisi wilayah, tetapi juga membuka akses yang lebih baik bagi masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.

Jembatan Perintis Garuda mulai dikerjakan pada 15 Juni 2026 dengan sasaran pembangunan berupa jembatan beton di Dusun Plumpang, Desa Penambangan, Kecamatan Balongbendo. Jembatan tersebut dibangun melintasi sungai dengan lebar sekitar 28 meter, kedalaman air normal antara 1,5 hingga 2 meter, serta kondisi ketinggian air dari sungai menuju tebing atau jalan sekitar 0,5 meter dalam kondisi normal.

Selain pembangunan badan jembatan, pekerjaan peninggian Tembok Penahan Tanah (TPT) juga telah menunjukkan progres maksimal. Pasangan batu, plesteran dan acian, serta pengecatan masing-masing telah mencapai 100 persen. Adapun pekerjaan prasasti masih berada pada tahap 0 persen dan akan menjadi salah satu bagian yang diselesaikan pada tahap akhir pembangunan. Dengan keseluruhan capaian tersebut, pembangunan Jembatan Perintis Garuda Dusun Plumpang secara umum telah mencapai 95 persen.

Dalam pelaksanaannya, pembangunan jembatan melibatkan unsur TNI sebanyak 10 personel, satu orang konsultan, serta 10 orang masyarakat. Keterlibatan masyarakat menjadi salah satu gambaran kuat semangat gotong royong dalam pembangunan fasilitas yang nantinya akan digunakan dan dirasakan manfaatnya secara langsung oleh warga. Sebanyak 1.268 jiwa atau 386 kepala keluarga (KK) diproyeksikan menjadi penerima manfaat dari keberadaan jembatan tersebut. Bagi masyarakat, akses ini memiliki arti penting karena dapat membantu memperlancar mobilitas, memperpendek jalur aktivitas, serta mendukung berbagai kebutuhan sosial dan ekonomi warga.

Danramil 0816/10 Balongbendo, Kapten Inf Hendro Sugiono, S.H., menyampaikan bahwa capaian progres 95 persen tersebut merupakan hasil kerja bersama antara TNI, konsultan dan masyarakat yang terus berupaya menyelesaikan pembangunan secara bertahap sesuai rencana.

Menurutnya, pembangunan Jembatan Perintis Garuda bukan hanya berbicara mengenai pembangunan fisik, tetapi juga tentang menghadirkan akses yang dapat memberikan manfaat langsung bagi kehidupan masyarakat.  

“Pembangunan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat. Kami terus mendorong agar pekerjaan dapat diselesaikan dengan sebaik-baiknya, dengan tetap memperhatikan kualitas, keamanan dan ketepatan setiap tahapan pekerjaan,” ujar Kapten Inf Hendro Sugiono.

Ia menambahkan bahwa keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan menjadi energi positif yang memperkuat semangat gotong royong. Menurutnya, jembatan yang dibangun bersama akan memiliki nilai lebih karena lahir dari kepedulian dan kebersamaan antara TNI dan masyarakat. 

“Harapannya, setelah selesai dan dapat digunakan, jembatan ini mampu memberikan kemudahan bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Baik untuk bekerja, mengakses fasilitas pendidikan, menjalankan kegiatan sosial maupun mendukung aktivitas perekonomian masyarakat,” lanjutnya.

Kapten Inf Hendro juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga dan merawat jembatan setelah nantinya selesai dan digunakan. Menurutnya, pembangunan infrastruktur merupakan langkah awal, sedangkan keberlanjutan manfaatnya sangat bergantung pada kepedulian seluruh masyarakat. “Jembatan ini nantinya adalah milik bersama. Karena itu, mari kita rawat dan gunakan dengan sebaik-baiknya agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh masyarakat,” pesannya.

Dengan progres yang telah mencapai 95 persen, masyarakat kini tinggal menunggu penyelesaian sejumlah pekerjaan akhir. Kehadiran Jembatan Perintis Garuda diharapkan menjadi akses baru yang mampu menghadirkan kemudahan, mempererat hubungan antarwilayah, serta membuka peluang aktivitas masyarakat yang lebih luas.

Lebih dari sekadar bangunan beton yang membentang di atas sungai, Jembatan Perintis Garuda menjadi simbol kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam menghadirkan perubahan nyata. Dari semangat gotong royong tersebut, sebuah akses baru dibangun untuk menghubungkan langkah, memperlancar aktivitas, dan membuka harapan bagi masyarakat Dusun Plumpang dan sekitarnya.(Tyaz)

Baca Juga

View

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama

Rizal Diansyah, ST

Pimpred Media Jawapes. WA: 0818306669

Countact Pengaduan