Jawapes Surabaya – Kesuksesan GASPOL 2026 (Gerakan Apresiasi Surabaya Prestasi, Orientasi Lokal) di Balai Kota Surabaya mulai tanggal 24-26 Juli 2026 tidak lepas dari kolaborasi pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, relawan, dan panitia dalam menghadirkan kegiatan pendidikan, budaya, ketenagakerjaan, dan kewirausahaan bagi masyarakat.
Staf Ahli Wali Kota Surabaya Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan, Drs. Dedik Irianto, M.M., menilai GASPOL 2026 menjadi contoh sinergi yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"GASPOL membuktikan kolaborasi pemerintah, komunitas, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat mampu menghadirkan kegiatan yang berdampak positif. Semoga semangat ini terus tumbuh untuk membangun generasi Surabaya yang unggul," ujarnya, Jumat (24/7/2026).
Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kota Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro, S.T., M.T., mengatakan GASPOL menjadi wadah strategis untuk meningkatkan kompetensi masyarakat.
"GASPOL menjadi jembatan membuka peluang kerja, meningkatkan kompetensi, dan melahirkan wirausaha baru yang mampu menggerakkan ekonomi Surabaya," katanya.
Sandra Wantania yang mendampingi kepanitiaan sejak tahap persiapan hingga penutupan serta menjadi penghubung dengan Paguyuban Cak dan Ning Surabaya mengaku bangga dapat berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.
"Banyak pihak bekerja di balik layar agar seluruh rangkaian GASPOL 2026 berjalan lancar. Semoga semangat gotong royong dan kolaborasi ini terus terjaga dalam setiap kegiatan untuk masyarakat," ungkap Sandra, Sabtu (25/7/2026).
Pendongeng Nasional Kak Harris menilai GASPOL menjadi media edukasi yang efektif bagi anak-anak.
"Anak-anak belajar lebih mudah melalui cerita. GASPOL bukan hanya hiburan, tetapi juga sarana membangun karakter, menanamkan pola hidup sehat, dan meningkatkan rasa percaya diri sejak dini," jelasnya.
Dewi, Ketua RW dari Penjaringan, Rungkut, Surabaya, yang mengikuti seluruh Talkshow Series selama tiga hari mengaku mendapatkan banyak wawasan baru.
"Materi yang disampaikan sangat bermanfaat, mulai peluang kerja, kewirausahaan, hingga teknologi digital. Semoga GASPOL terus menjadi agenda tahunan karena manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," tuturnya, Minggu (26/7/2026).
Ketua Yayasan Jawapes Indonesia Emas, Rizal Diansyah Soesanto, ST., CPLA., menegaskan keberhasilan GASPOL 2026 lahir dari semangat kebersamaan seluruh pihak.
"Di tengah keterbatasan dan kesederhanaan, GASPOL tetap menghadirkan makna yang besar. Keberhasilan ini bukan karena kemewahan, melainkan semangat kolaborasi dan gotong royong untuk membangun generasi Surabaya yang berprestasi, berbudaya, siap kerja, siap berwirausaha, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045," tegas Rizal.
GASPOL 2026 membuktikan bahwa kolaborasi pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat mampu menghadirkan ruang belajar, pelestarian budaya, pengembangan kompetensi, serta pemberdayaan ekonomi yang memberikan manfaat nyata bagi masa depan Kota Surabaya. (Red)
View

Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments