Jawapes, SIDOARJO - Pengukuhan Komunitas Sepeda Tua Indonesia (Kosti) Jawa Timur resmi dilaksanakan di Pendopo Delta Wibawa, Minggu (14/6/2026).
Hadir dalam kegiatan, Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Sidoarjo, Benny Airlangga Yogaswara mewakili Bupati Subandi, ketua KORMI, MG Hadi Soetjpto, serta anggota Kosti.
Adapun susunan pengurus KOSTI Provinsi Jawa Timur masa bhakti 2025 - 2029, sebagai berikut :
Dewan Pelindung:
1. Gubernur Jawa Timur
2. Kapolda Jawa Timur
3. Pangdam V Brawijaya
4. Ketua DPRD Jawa Timur
Dewan Pembina:
1. Kepala Dispora Jawa Timur
2. Ketua KORMI Jawa Timur
Dewan Penasehat
1. Purnomo SR
2. Gus dr. H. Moch Haris Danuri, M.Kes
3. Gus H. Hafidzul Hakiem Noer, S.H, M.H
Dewan Pakar
1. Irmansyah. R (Capt. Irmanov)
2. Sarwo Darmono
Pengurus Inti
1. Ketua : H. Achmad Anshori, S.H, M.H
2. Wakil Ketua I: H. Saiful Imam
3. Wakil Ketua II: Ir. H. Ary Bayashi
4. Sekretaris I: Mohammad Sattar, S.E
5. Sekretaris II: Galih Prasetyo
6. Bendahara: Ir. H. Eddy Sudarjono
Bidang Organisasi dan Perijinan
1. H. Ardy, S.H
2. Ir. Arif Setya Budi
3. Sri Darmasto
Bidang Humas dan Infokom
1. Subianto
2. Darianto
3. Khalist, S.H
4. Amli
Bidang Event Kegiatan dan Klitikan
1. Slamet Mulyono
2. Suharto
3. Jayadi Kurniawan
Bidang Pengembangan Sdm Dan Usaha
1. Saidi
2. Ilzam Zawawi
3. Bai Anang
Bidang Pemberdayaan Wanita
1. Heriningsih
2. Ririn Puspa Indah, S.H
3. Susi Demiati
4. Sri Rahayu
Prosesi pengukuhan dipimpin Ketua Umum Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI), Purnomo Sugeng Rahardjo yang resmi terpilih kembali menjadi Ketua Umum KOSTI Pusat untuk masa bakti 2025–2029 setelah menjadi kandidat tunggal pada Kongres VI KOSTI.
Dalam sambutannya, Purnomo menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan awal dari sebuah tanggung jawab besar untuk melestarikan budaya sejarah dan nilai-nilai persaudaraan melalui sepeda tua di bumi Jawa Timur.
"Saya mengajak kepada seluruh pengurus yang baru dikukuhkan, untuk bekerja dengan hati. Dedikasi di dalam komunitas ini tidak diukur dari materi melainkan dari ketulusan, keikhlasan dan rasa cinta terhadap warisan sejarah bangsa. Dengan hati yang tulus maka setiap program kerja akan terasa ringan dan membawa berkah bagi masyarakat luas," ujarnya.
Ia juga menyampaikan harapan, ke depan Jawa Timur akan semakin solid menjaga kekompakan internal dan merangkul seluruh komunitas yang ada di Jawa Timur, kuat dalam menghadapi tantangan jaman serta terus aktif menjadi mitra strategis pemerintah dalam memajukan pariwisata dan olahraga, serta semakin maju melalui inovasi-inovasi kegiatan yang kreatif, edukatif dan berdampak sosial kemasyarakatan.
"Mari kita buktikan bahwa jargon satu sepeda sejuta saudara bukan hanya slogan di bibir semata melainkan roh yang menggerakkan setiap kepengurusan kita ke depan. Mari kita kayuh bersama roda organisasi ini menuju masa depan yang lebih gemilang," tandasnya dengan penuh semangat.
Sementara, Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Sidoarjo, Benny Airlangga Yogaswara mewakili Bupati Subandi menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai momentum penting bagi KOSTI Jawa Timur untuk melakukan konsolidasi, memperkuat eksistensi organisasi serta merumuskan langkah-langkah strategis dalam pelestarian budaya sepeda tua.
"Sepeda tua bukan hanya alat transportasi melainkan simpul secara budaya dan gaya hidup masyarakat yang sarat nilai kebersamaan, kesederhanaan dan semangat gotong royong. Melalui organisasi, KOSTI diharapkan tetap semangat melestarikan budaya ini, agar dapat berjalan seiring dengan pengembangan olahraga masyarakat. Sepeda tua bisa menjadi sarana rekreasi olahraga sekaligus media edukasi bagi generasi muda agar mereka mengenal sejarah dan menghargai warisan budaya bangsa," tuturnya.
Jalankan amanah dengan penuh tanggung jawab sehingga KOSTI semakin solid, semakin berdaya dan semakin memberi manfaat bagi masyarakat. Mari kita jadikan kerja ini sebagai wadah untuk menyusun program kerja yang realistis inovatif dan berdampak nyata dengan sinergi antara pemerintah daerah, komunitas dan masyarakat," ungkapnya.
"Saya yakin pasti Jawa Timur akan mampu menjadi pelopor dalam pelestarian budaya sepeda tua," pungkasnya.(Tyaz)
View

Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments