![]() |
| Aksi elemen mahasiswa peringati 28 tahun reformasi di depan Alun-alun Purwokerto |
Jawapes, BANYUMAS - Sejumlah elemen mahasiswa dari berbagai kampus yang ada di wilayah Kabupaten Banyumas menggelar aksi memperingati 28 Tahun Reformasi, Kamis sore (21/05/2026). Masa bergerak dari PKM Unsoud, Mapolresta Banyumas, Kodim 0701/Banyumas dan titik terakhir di depan Alun-alun Kota Purwokerto dengan melakukan orasinya di lintasan Jl. Jend. Soedirman. Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyoroti tentang isu pembatasan kebebasan berpendapat, kriminalisasi, mengenai kritik terhadap pemerintah serta menilai semangat reformasi 1998 yang tetap perlu dikawal.
"Semangat reformasi 1998 belum sepenuhnya terwujud, dan perlu kita kawal bersama. 28 tahun reformasi, tuntutan-tuntutan pada masa Orde Baru sudah disuarakan, namun sampai hari ini banyak yang belum terealisasi," ungkapnya dihadapan awak media disela aksi.
Lebih lanjut Amri mengatakan, reformasi 98 memang sedang dicederai. Apabila nanti terjadi hal-hal yang tidak di inginkan, maka kita akan turun ke jalan untuk menuntut keadilan.
"Pemerintah harus lebih baik lagi, dan untuk bisa mendengar aspirasi masyarakat, Jang sampai mencederai reformasi," tandas Amri.
Amri juga menyampaikan, bahwa elemen mahasiswa menyoroti berbagai kebijakan Pemerintah, salah satunya soal rencana Makan Bergizi Gratis (MBG) masuk kampus.
"Program MBG berpotensi menjadi persoalan baru ketika mulai masuk ke lingkungan kampus. Kami melihat, MBG ini menjadi ladang korupsi karena dananya sangat besar dengan memangkas anggaran pendidikan. Pemerintah seharusnya lebih memprioritaskan sektor pendidikan dan kesehatan dibanding program-program yang dinilai belum tepat sasaran," ujar Amri.
Sementara itu, menurut Amri, kedatangan mereka ke Markas Kodim 0701/Banyumas, Mapolresta Banyumas adalah sebagai simbol kritik terhadap Aparat Negara yang dinilai semakin jauh dari semangat reformasi.View

Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments