Gus Mujib: Pastikan Anggaran Hibah 34 Pasang Kambing Cair di bulan Juni-Juli mendatang, (Foto: Istimewa).
PROBOLINGGO, Jawapes.or.id - Wakil Ketua DPRD Kota Probolinggo, H. Abdul Mujib, menunjukkan komitmen kuat dalam mengawal aspirasi masyarakat melalui agenda Reses Masa Sidang II Tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor DPC PKB Kota Probolinggo tersebut menjadi ajang serap aspirasi sekaligus pembuktian janji politik bagi warga di wilayah pemilihannya, Sabtu (28/02/26) malam.
Dalam pertemuan kali ini, dinamika pembahasan didominasi oleh usulan terkait Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD yang menjadi instrumen Penting dalam pembangunan di tingkat basis atau lapisan masyarakat paling dasar.
Warga Kecamatan Wonoasih secara khusus menyampaikan harapan agar mekanisme pengadaan bantuan hibah berupa bibit ternak dapat dipermudah prosedurnya oleh pemerintah daerah.
Aspirasi ini muncul menyusul adanya kendala pada tahun anggaran 2025, di mana sebanyak 74 usulan pasang kambing yang diajukan masyarakat belum mampu terakomodir secara menyeluruh.
Berdasarkan data yang dihimpun, dari total 74 usulan tersebut, Pemerintah Kota Probolinggo baru mampu merealisasikan sebanyak 34 pasang kambing pada tahun anggaran 2025 kemarin.
Selisih antara rencana dan realisasi ini perlu dievaluasi secara serius agar alokasi bantuan hibah di masa mendatang lebih tepat dan merata terhadap kelompok penerima manfaat.
Menanggapi hal tersebut, Abdul Mujib memastikan bahwa untuk 34 pasang kambing yang telah lolos verifikasi, anggaran pengadaannya sudah tersedia dan masuk dalam proses perencanaan tahun ini.
"Insya Allah anggarannya sudah dapat saya pastikan ada. Untuk pelaksanaannya diperkirakan antara bulan Juni atau Juli mendatang," ungkap politisi dari Fraksi PKB tersebut, Minggu (01/03/26) pagi.
Lebih lanjut, Mujib menjelaskan bahwa jadwal pendistribusian bibit ternak tersebut saat ini tengah menunggu penyelesaian tahapan pemeriksaan rutin dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Terkait sisa usulan yang belum terakomodir, Abdul Mujib menegaskan komitmennya untuk terus mengawal dan memperjuangkan nasib para peternak di wilayah Wonoasih agar mendapatkan hak yang sama.
"Usulan yang masih mengendap ini tetap kami pertahankan dan akan kami usulkan kembali agar bisa masuk dalam pelaksanaan anggaran tahun depan," tegas pria yang akrab disapa Gus Mujib ini.
Langkah ini diambil bertujuan untuk memastikan seluruh aspirasi masyarakat dapat terealisasi secara bertahap, sehingga program bantuan hibah benar-benar tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.(*)
View


Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments