Jawapes, probolinggo - Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kraksaan menunjukkan kepeduliannya terhadap kreativitas pemuda dengan menggelar ajang bergengsi BMX Ramadan Night Drag Race. Kompetisi yang dipusatkan di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Patokan, Kecamatan Kraksaan ini berlangsung meriah selama dua hari, mulai Jumat hingga Sabtu (6-7/3/26) Malam.
Ajang balap sepeda sukses diselenggarakan dengan hadirnya ratusan peserta dari berbagai wilayah, ribuan pasang mata warga setempat tampak memadati sepanjang lintasan untuk menyaksikan keahlian para rider BMX beradu kecepatan di bawah lampu kota.
Sejumlah pejabat dan tokoh organisasi yang hadir, meliputi Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Probolinggo Abdul Ghafur, Camat Kraksaan Puja Kurniawan, serta jajaran pimpinan GP Ansor tampak antusias mencoba lintasan menggunakan sepeda BMX sebagai tanda dimulainya perlombaan.
Ketua PC GP Ansor Kraksaan, Abd. Rahman mengungkapkan bahwa inisiatif ini lahir dari keinginan organisasi untuk menyediakan ruang yang aman dan bakat bagi komunitas BMX. Selama ini, para pegiat sepeda BMX di wilayah tersebut dinilai minim fasilitas untuk menyalurkan hobi mereka secara resmi.
"Kami melihat banyak potensi pada anak muda yang gemar BMX, namun mereka sering memanfaatkan jalan raya tanpa pengamanan karena keterbatasan fasilitas, Melalui ajang ini, GP Ansor hadir untuk merangkul dan mengarahkan mereka ke jalur yang positif serta legal," ujar Rahman.
Lebih lanjut, Rahman menekankan bahwa langkah ini juga merupakan upaya preventif dalam menekan angka balapan liar yang berisiko tinggi. Dengan adanya kompetisi resmi, para remaja diharapkan tidak lagi melakukan aksi berbahaya di sembarang tempat, melainkan fokus mengasah kemampuan untuk meraih prestasi.
Menurutnya, olahraga BMX bukan sekadar hobi, melainkan cabang olahraga yang sangat diminati mulai dari anak-anak hingga usia dewasa. Oleh sebab itu, PC GP Ansor Kraksaan berharap ajang ini menjadi embrio lahirnya atlet-atlet BMX potensial yang nantinya mampu mengharumkan nama Kabupaten Probolinggo di kancah yang lebih luas.
Kesuksesan acara ini tidak lepas dari sinergi antara GP Ansor dengan berbagai pihak lintas sektor, dukungan mengalir dari Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata, Dinas Kesehatan, Satpol PP, Polres Probolinggo, hingga keterlibatan teknis dari Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI).
Turut hadir dari Pemerintah Kabupaten Probolinggo yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra, Abdul Ghafur menilai kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam melakukan pembinaan generasi muda melalui pendekatan olahraga yang populer dan edukatif.
Ghafur berpesan agar seluruh peserta senantiasa menjunjung tinggi nilai sportivitas di atas lintasan, Ia juga mengimbau masyarakat yang hadir untuk tetap menjaga ketertiban umum agar proses pelaksanaan yang baru pertama kali diadakan ini dapat berjalan dengan aman dan lancar hingga selesai.
Di sisi teknis, Ketua Panitia Urip Mujiono merinci bahwa lintasan drag race yang digunakan memiliki panjang sekitar 100 meter, Perlombaan pun dibagi secara persaingan sehat dalam beberapa kategori usia, mulai dari kelas anak-anak di bawah 10 tahun hingga kelas senior.
"Babak penyisihan telah kita laksanakan di malam pertama untuk menyaring peserta terbaik, Pada malam puncak atau malam kedua, kompetisi akan memasuki babak semifinal dan final yang diprediksi akan berlangsung sangat sengit di semua kategori," kata Urip yang juga menjabat sebagai Lurah Patokan.
Kehadiran BMX Ramadan Night Race ini pun disambut baik oleh warga setempat, salah satunya Ahmad Fatoni mengaku bangga karena kini anak muda di Kraksaan memiliki wadah resmi dalam bakatnya, sehingga hobi bersepeda tidak lagi dipandang sebelah mata namun kini menjadi ajang bergengsi untuk beradu prestasi.(Sri/Id)
View



Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments