Sinergi Warga Gedang Menuju Eliminasi TBC 2026


Jawapes, SIDOARJO – Dalam upaya mendukung program pemerintah menuju Indonesia bebas Tuberkulosis (TBC) tahun 2026, Koramil 0816-04/Porong melalui Babinsa Kelurahan Gedang, Sertu Sucipto, menghadiri kegiatan Sosialisasi Eliminasi Tuberkulosis TA 2026 yang digelar pada Kamis (12/2/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Kelurahan Gedang, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, dan diikuti dengan penuh antusias oleh sekitar 60 peserta.

Kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, dilanjutkan sambutan Kepala Kelurahan Gedang dan Camat Porong. Suasana penuh kebersamaan dan kepedulian begitu terasa, menandakan bahwa persoalan kesehatan merupakan tanggung jawab bersama.

Dalam sambutannya, Kepala Kelurahan Gedang Samsul Hadi, SE menyampaikan bahwa sosialisasi ini menjadi langkah penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat tentang bahaya TBC serta pentingnya deteksi dini. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak ragu melakukan pemeriksaan apabila mengalami gejala, serta mendukung warga yang sedang menjalani pengobatan.

Camat Porong Feri Prasetiya Budi, S.STP., M.HP. menegaskan bahwa eliminasi TBC bukan hanya program kesehatan semata, tetapi gerakan bersama lintas sektor. “Kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, TNI-Polri, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan kita dalam menekan angka penularan TBC,” ujarnya.

Materi inti disampaikan oleh Plt. Kepala Puskesmas Porong dr. Saptandi Wulan Cahyaning Lestari, M.Kes. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan secara rinci tentang penyebab TBC, cara penularan, gejala yang perlu diwaspadai seperti batuk lebih dari dua minggu, penurunan berat badan, demam berkepanjangan, serta pentingnya pengobatan yang tuntas selama minimal enam bulan. Ia juga menekankan bahwa pengobatan TBC tersedia gratis di fasilitas kesehatan pemerintah dan pasien harus disiplin agar tidak terjadi resistensi obat.

Pada kesempatan tersebut, Babinsa Kelurahan Gedang Sertu Sucipto turut memberikan penjelasan dan penegasan kepada warga. Ia menyampaikan bahwa TNI melalui Babinsa siap mendukung penuh program eliminasi TBC dengan membantu pendampingan warga, memberikan edukasi dari rumah ke rumah, serta mendorong terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat. 

“Pencegahan TBC dapat dimulai dari hal sederhana, seperti menjaga kebersihan rumah, memastikan sirkulasi udara yang baik, membuka jendela setiap pagi, serta membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat. Jangan ada stigma terhadap penderita TBC, karena mereka membutuhkan dukungan moral agar semangat menjalani pengobatan sampai sembuh,” tegas Sertu Sucipto dengan penuh empati.

Ia juga mengajak para Ketua RW/RT, kader PKK, dan tokoh masyarakat untuk menjadi garda terdepan dalam menyampaikan informasi yang benar kepada warga, sehingga tidak terjadi kesalahpahaman atau diskriminasi terhadap pasien TBC.

Sesi tanya jawab berlangsung interaktif. Beberapa warga aktif bertanya terkait cara pencegahan di lingkungan padat penduduk serta langkah yang harus dilakukan jika ada anggota keluarga yang terindikasi TBC. Seluruh pertanyaan dijawab secara jelas oleh tim kesehatan, sehingga masyarakat memperoleh pemahaman yang utuh.

Kegiatan ditutup dengan harapan besar agar Kelurahan Gedang dapat menjadi wilayah yang tangguh dalam pencegahan dan penanggulangan TBC. Kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan ini menjadi bukti bahwa dengan sinergi dan kepedulian bersama, target Eliminasi Tuberkulosis Tahun 2026 bukanlah hal yang mustahil untuk diwujudkan.(Tyaz)

Baca Juga

View

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama

Rizal Diansyah, ST

Pimpred Media Jawapes. WA: 0818306669

Countact Pengaduan