Jawapes, SIDOARJO – Suasana khidmat dan penuh kedamaian menyelimuti perayaan Tahun Baru Imlek pada Senin malam (16/2/2026) di Klenteng Teng Swie Bio, Jl. Imam Bonjol, Magersari, Kelurahan/Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo. Sejak pukul 19.00 WIB hingga kegiatan selesai, anggota Koramil 0816/09 Krian melaksanakan pengamanan guna memastikan jalannya ibadah berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhusyukan.
Kegiatan sembahyang Imlek yang dipimpin oleh Liliyana tersebut diikuti kurang lebih 200 jemaat. Kehadiran aparat gabungan menjadi wujud nyata komitmen dalam menjaga toleransi dan kerukunan antar umat beragama di wilayah Krian.
Turut hadir dalam kegiatan pengamanan dan pemantauan tersebut, Kapolsek beserta anggota Polsek Krian, anggota Koramil 0816/09 Krian, personel Brimob, Kasat Pol PP beserta anggota, personel PLN, serta para jemaat Klenteng Teng Swie Bio.
Rangkaian kegiatan diawali pada pukul 19.00 WIB dengan sembahyang perorangan yang dilaksanakan secara bergantian oleh para jemaat. Suasana hening, aroma dupa yang khas, serta cahaya lilin yang temaram menambah kekhusyukan ibadah malam itu. Selanjutnya, pada pukul 23.00 WIB, dilaksanakan sembahyang berjemaah yang diikuti seluruh umat dengan penuh kekhidmatan.
Babinsa Koramil 0816/09 Krian, Peltu Hasan, menjelaskan secara rinci bahwa pengamanan dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab TNI dalam memberikan rasa aman kepada seluruh warga tanpa membedakan latar belakang agama maupun budaya. “Kami hadir untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan dengan aman dan lancar. Pengamanan ini merupakan bentuk sinergitas TNI, Polri, dan instansi terkait dalam menjaga stabilitas wilayah, sekaligus wujud kepedulian kami terhadap kebebasan umat beragama dalam menjalankan ibadahnya,” ungkap Peltu Hasan.
Ia juga menambahkan bahwa koordinasi telah dilakukan sebelumnya dengan pengurus klenteng serta unsur pengamanan lainnya guna mengantisipasi potensi gangguan, termasuk pengaturan arus lalu lintas dan kesiapsiagaan kelistrikan. “Momentum Imlek bukan hanya perayaan keagamaan, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan harmoni. Kami berharap melalui pengamanan yang maksimal, masyarakat dapat beribadah dengan tenang dan merasakan kehadiran negara dalam setiap momentum penting,” tambahnya.
Sepanjang kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Sinergi aparat keamanan dan partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci terciptanya suasana yang damai dan penuh toleransi di wilayah Krian.
Perayaan Imlek tahun ini pun menjadi cerminan kuatnya semangat persaudaraan dan kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Sidoarjo.(Tyaz)
View

Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments