Jawapes LUMAJANG - Program Kampung Iklim (ProKlim) adalah inisiatif nasional dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya dalam penguatan kapasitas adaptasi terhadap dampak perubahan iklim serta penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK).
Program ini berfokus pada aksi nyata di tingkat lokal, seperti desa atau RW, yang mencakup pengelolaan sampah, penanaman pohon, dan penghematan energi, Senin (9/2/2026).
"Program Kampung Iklim", kini telah diubah menjadi "Program Komunitas untuk Iklim" untuk mencakup keterlibatan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, dunia usaha, dan organisasi masyarakat.
ProKlim bertujuan menciptakan komunitas yang tangguh, peduli lingkungan, dan berkelanjutan.
Salah satunya lingkungan RW 011 Jogotrunan ikut dalam kegiatan Proklim tingkat Utama, dan sudah dilakukan pembinaan serta sosialisasi dari DLH lumajang dan desa kraton yang juga akan berkompetisi di ajang proklim lestari tahun 2026.
Mokhamad Eko Santoso selaku ketua RW 11 Jogotrunan menyampaikan bahwa ajang proklim baik itu tingkatan madya, Utama dan lestari tidak lain bagaimana untuk bergerak bersama dalam langka yang positif dalam perubahan iklim. Cara cara seperti gerakan penghijauan, pengolahan sampah dengan harapan bermanfaat dan meningkatkan pendapatan, pemanfaatan lahan ketahanan pangan, mitigasi dan penghematan energi.
" Alhamdulillah di lingkungan RW 11 program taman kompos dengan pengolahan sampah sudah berjalan dengan baik, serta optimalkan titik titik ruang terbuka hijau lewat taman lingkungan, pemanfaatan bahan bekas menjadi barang yang berguna serta menghasilkan cuan," tuturnya.
Dalam kegiatan hari ini beliau mengucapkan rasa terima kasih kepada jajaran DLH kabupaten Lumajang, Kelurahan Jogotrunan, OPD terkait, Pembina proklim dalam hal ini desa Kraton yang maju ke lestari, serta warga lingkungan RW 11 yang didukung semua lembaga seperti RT, posyandu, pengajian, PKK, karang taruna selalu bekerja dengan gotong royong untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat.
" Terimakasih kasih juga kepada SGN dari PG Djatiroto yang sudah membantu tong untuk pupuk cair serta PT Mustika tama juga membantu tong buat sampah serta pihak pihak terkait yang selalu peduli lingkungan," tindasnya
Serta peran dari kelurahan Jogotrunan yang terus mendukung berbagai kegiatan lingkungan dan kegiatan yang menunjang pengolahan sampah.
" Alhamdulillah kelurahan Jogotrunan hadir dalam kunjungan dari DLH kabupaten Lumajang," tegasnya.
Endang perwakilan dari DLH lumajang berharap semua desa atau kelurahan yang berkompetisi di proklim untuk selalu bekerja sama untuk menciptakan lingkungan yang ramah lingkungan dan tanggap dalam upaya mengatasi perubahan iklim, dan semua sudah dibuktikan perwakilan proklim tahun 2026.
Seperti yang dilakukan di lingkungan RW 11 Jogotrunan kecamatan Lumajang, untuk kegiatan lingkungan hijau sudah dilaksanakan sejak dulu, itu dibuktikan kondisi real mulai pengolahan sampah, pemanfaatan sampah serta perawatan lingkungan secara berkala terus berjalan sampai sekarang.
Didik selaku kepala desa kraton kecamatan Yosowilangun yang juga akan berkompetisi di proklim lestari, saat berkunjung ke lingkungan RW 11 Jogotrunan sangat terkesima dan takjub melihat secara langsung lingkungan RW 11 baik itu dalam pengolahan sampah, pemanfaatan bahan bekas menjadi kreasi serta pemanfaatan lahan untuk meningkatkan ketahanan pangan serta penataan lingkungan cukup baik itu terlihat tempah sampah terpilah dan suasana sangat asri.
Bambang selaku awak media Lumajang menyampaikan juga bahwa kegiatan yang dilakukan cak Eko selalu ketua RW 11 Jogotrunan sudah terlihat dari dahulu, disamping gerakan peduli lingkungan juga kegunaan bansos juga sering dilaksanakan, itu membuktikan bahwa kemampuan berpikir cukup baik untuk membawa nama besar lingkungan dan kabupaten Lumajang.
Proklim Utama merupakan hasil karya setelah beberapa hasil perlombaan diraihnya mulai dari juara pertama kampung resik tahun 2024 sampai ikut serta menghantarkan kelurahan Jogotrunan meraih juara kelurahan berseri tahun 2025. Dalam momentum PROKLIM tahun 2026 ini dengan aksi nyata di bidang lingkungan dan pengolahan sampah semakin baik tidak mungkin tahun ini RW 11 Jogotrunan meraih piagam dan sekaligus trophy untuk Proklim katagori Utama.
( Eko)
View
Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments