Kunjungi Anak Putus Sekolah, Camat Kapongan Siap Biayai dan Pastikan Kembali Bersekolah

Camat Kapongan didampingi Ketua TP PKK Kapongan mengunjungi rumah anak putus sekolah dan berbincang-bincang bersama keluarganya


Jawapes, SITUBONDO - Usai menerima kabar ada warganya yang putus sekolah karena keterbatasan ekonomi. Pemerintah Kecamatan Kapongan, Situbondo langsung mendatangi kediaman keluarga dua orang anak kakak-beradik yang putus sekolah, di Desa Kesambirampak, Kecamatan Kapongan, Minggu (8/2/2026) sore.

Dikonfirmasi awak media, Camat Kapongan Roi Hidayat mengatakan, menindak-lanjuti informasi yang tersebar di media sosial bahwa ada dua orang anak kakak beradik SRA (13) dan RF (6) yang putus sekolah di Desa Kesambirampak. Maka pihaknya didampingi Ketua TP PKK Kecamatan Kapongan, staff kecamatan, Kepala Dusun Karang Layar, beserta Ketua RT setempat gerak cepat berkunjung ke rumah keluarga dua orang anak tersebut untuk bersilaturahmi, sekaligus memberikan santunan sembako. Dalam kesempatan itu, Camat Kapongan menyempatkan untuk berbincang-bincang dengan sang nenek yang selama ini mengasuh SRA dan RF karena ayah kandungnya meninggal dunia dan ibunya bekerja di Malaysia sebagai TKW. Sejak ditinggal orang tuanya, SRA dan RF terpaksa putus sekolah karena keterbatasan ekonomi.

"Saat ini SRA (kakak) sudah ditampung di asrama UPT PPSAA Provinsi Jatim untuk melanjutkan pendidikan dan dapat biaya hidup gratis. Sedangkan adiknya RF meminta tetap tinggal di rumah bersama neneknya yang kesehariannya bekerja sebagai buruh tani. Sebelumnya RF pernah mengenyam pendidikan TK dan berkeinginan melanjutkan ke tingkat sekolah dasar. Kedepannya, kami berencana akan membiayai sekolah RF. Jadi kami pastikan RF bisa kembali bersekolah di tahun ajaran baru 2026," ujarnya.

Lebih lanjut, Roi Hidayat menyampaikan, sebagai langkah preventif agar tidak ada lagi anak putus sekolah di wilayah kerjanya. Maka, pemerintah Kecamatan Kapongan melalui TP PKK ada program antisipasi putus sekolah yang akan digalakkan dengan melaksanakan sosialisasi di tahun ini. Lalu, mengaktifkan peran desa.

"Kami dari pemerintah kecamatan bersama pemerintah desa terus bersinergi mengaktifkan kembali program-program terkait penanggulangan anak putus sekolah," pungkasnya. (Fin)

Baca Juga

View

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama

Rizal Diansyah, ST

Pimpred Media Jawapes. WA: 0818306669

Countact Pengaduan