![]() |
| Kepala DPMPTSP Situbondo memberikan sambutan dalam acara sosialisasi penyelenggaraan perizinan berusaha melalui sistem OSS |
Jawapes, SITUBONDO - Guna memberikan edukasi dan pemahaman, pemerintah daerah melalui Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Situbondo mensosialisasikan penyelenggaraan perizinan berusaha melalui sistem OSS sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2025, bertempat di Pendopo kantor Kecamatan Panji, Kamis (12/2/2026).
Kegiatan sosialisasi ini dibuka langsung oleh Ketua TP PKK Situbondo Husna Laili secara virtual (daring), yang turut dihadiri oleh Kepala DPMPTSP Situbondo Dadang Aries Bintoro, Kasi Datun Kejaksaan Negeri Situbondo Arif Hidayat sebagai narasumber, Camat Panji Kiptiyah Rikawati dan puluhan peserta dari pelaku usaha.
Dalam sambutannya, Husna Laili yang akrab disapa Mbak Una sebagai pemateri menyampaikan, permohonan maaf karena tidak bisa menghadiri langsung acara sosialisasi yang diselenggarakan oleh DPMPTSP. Selanjutnya, ia menjelaskan bahwa jajaran pemerintah daerah selalu mendorong dan mendukung kemudahan berinvestasi dan berusaha di Kabupaten Situbondo. Seperti yang diketahui bersama, kemudahan berusaha merupakan determinan penting dalam upaya meningkatkan investasi, produktivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
"Jadi diharapkan melalui kegiatan sosialisasi ini akan semakin banyak pelaku usaha yang masuk dalam sistem formal karena sudah dilengkapi dengan perizinan berusaha melalui sistem OSS," ujarnya.
Sementara itu saat dikonfirmasi awak media, Kepala DPMPTSP Situbondo Dadang menjelaskan, tujuan diadakannya sosialisasi untuk menyebarluaskan informasi terkait dengan penyelenggaraan perizinan berusaha melalui OSS sesuai dengan PP Nomor 28 Tahun 2025. Dengan memberikan perizinan yang mudah kepada masyarakat, tentu hal ini dapat mendukung visi Kepala daerah yaitu Situbondo naik kelas. Saat ini sudah ada pembangunan infrastruktur besar yang masuk ke Kabupaten Situbondo, seperti jalan tol di wilayah barat dan pembangunan Bandara KASA di wilayah timur.
"Ada potensi yang harus kita tangkap, banyak investasi yang nantinya akan masuk setelah infrastruktur bandara dan jalan tol dibangun. Iklim investasi harus kita berikan kepada masyarakat yang akan berinvestasi di Kabupaten Situbondo. Baik dari investor lokal, nasional maupun mancanegara. Peserta sosialisasi kita sasar pelaku usaha karena diharapkan banyak investasi yang masuk ke Kabupaten Situbondo. Jadi banyak pelaku usaha mikro, menengah dan besar yang melakukan perizinan," pungkasnya. (Fin)
View

Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments