Diduga MBG Tidak Layak Konsumsi Terjadi Lagi di SD 1 Kapulogo Kepil Wonosobo


Jawapes, WONOSOBO - Pada Jumat (6/2/2026), di lingkungan SD Negeri 1 Kapulogo mendadak gempar setelah para siswa menerima jatah Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga tidak layak konsumsi. Menurut salah satu narasumber yang enggan disebut namanya, makanan yang diberikan kepada siswa tercium beraroma tidak sedap dan mengeluarkan bau menyengat sehingga membuat para guru langsung mengambil tindakan cepat.

Atas temuan tersebut, pihak sekolah segera mengembalikan paket makanan MBG kepada pengelola SPPG. Tidak lama setelah itu, pada siang harinya, pihak SPPG didatangi oleh anggota Koramil dan petugas Puskesmas untuk melakukan pemeriksaan langsung terkait dugaan makanan basi tersebut. Sejak hari Senin berikutnya, SPPG dinonaktifkan sementara untuk proses evaluasi dan klarifikasi lebih lanjut.

Selanjutnya tim investigasi melakukan penelusuran langsung ke Jalan Kapulogo Tengah, Kapulogo, Kecamatan Kepil, Kabupaten Wonosobo, Selasa (10/2/2026). Tim kemudian berkunjung ke SPPG Yayasan Insan Wonosobo dan bertemu dengan A selaku koordinator lapangan.

A membenarkan adanya kejadian pada Jumat kemarin di SDN 1 Kapulogo, namun bau tidak sedap dan menyengat tersebut bukan berasal dari seluruh menu MBG, melainkan dari telur puyuh yang merupakan salah satu lauk pendamping.


Telur puyuh itu, jelas A, berasal dari salah satu mitra berinisial R. Telur-telur tersebut dimasak dan diolah oleh saudara R di luar fasilitas SPPG, kemudian dibawa ke SPPG dalam kondisi siap masuk ke nampan saji.

“Yang menyebabkan bau menyengat itu dari telur puyuh, bukan dari makanan lainnya,” terangnya.

Dengan adanya kejadian ini, masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Wonosobo beserta dinas terkait, khususnya Dinas Kesehatan, dapat melakukan penindakan yang tegas apabila terbukti terdapat pelanggaran dalam proses penyediaan makanan MBG. Makanan yang tidak layak konsumsi bukan hanya merusak kualitas program, tetapi juga berpotensi menyebabkan keracunan massal pada anak-anak.

Masyarakat menegaskan pentingnya pengawasan ketat demi memastikan generasi bangsa menerima gizi yang tepat sesuai tujuan utama Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

(Tim investigasi KJN)

Baca Juga

View

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama

Rizal Diansyah, ST

Pimpred Media Jawapes. WA: 0818306669

Countact Pengaduan