Jawapes, SIDOARJO - Semangat gotong royong membasuh wajah Desa Tempel, Kecamatan Krian, Senin (19/1/2026) pagi. Di bawah terik matahari yang mulai menyengat, puluhan personel gabungan bersama warga tampak bersemangat menyisir bantaran dan aliran Sungai Pelayaran. Aksi ini bukan sekadar rutinitas, melainkan sebuah langkah nyata bertajuk Karya Bhakti Mitigasi Bencana guna menyelamatkan lingkungan dari ancaman banjir dan polusi sampah.
Kegiatan yang diinisiasi sebagai respons cepat atas menumpuknya limbah domestik di aliran sungai ini, menjadi bukti nyata kepedulian lintas sektor di wilayah Sidoarjo. Aliran Sungai Pelayaran yang sebelumnya tersumbat sampah plastik dan material organik, kini mulai mengalir lancar berkat aksi kolaboratif ini.
Hadir membaur di tengah lapangan, Camat Krian bersama Danramil 0816/09 Krian, Kapten Arm Teguh Yudi Irbayanto, S.H., anggota Polsek Krian, jajaran Kasi Trantib, hingga Kepala Desa Tempel beserta perangkatnya. Tak ketinggalan, warga Desa Tempel menunjukkan antusiasme tinggi dengan turun langsung membawa peralatan kebersihan, menciptakan suasana kekeluargaan yang kental.
Langkah Terukur Sejak Dini Rangkaian aksi dimulai dengan apel pengecekan personel yang dipimpin oleh Batuud Koramil 0816/09 Krian. Dalam arahannya, ditekankan bahwa keselamatan kerja dan pembagian sektor pembersihan menjadi prioritas agar target normalisasi sungai dapat tercapai maksimal.
Usai apel, sinergi tersebut langsung mewujud dalam kerja nyata. Personel TNI-Polri bersama warga tanpa ragu turun ke air dan menyisir daratan di sekitar sungai. Satu demi satu kantong sampah diangkat, sumbatan drainase dibersihkan, hingga aliran air yang semula keruh karena limbah perlahan menampakkan kembali rona aslinya.
Pesan dari Garis Depan Danramil 0816/09 Krian, Kapten Arm Teguh Yudi Irbayanto, S.H., menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk preventif menghadapi ketidakpastian cuaca. "Sungai adalah urat nadi kehidupan masyarakat. Jika kita abai menjaganya, ia bisa berbalik menjadi sumber bencana. Karya Bhakti ini adalah ikhtiar kita bersama untuk memastikan aliran Sungai Pelayaran tidak hanya lancar, tapi juga bersih dari pencemaran. Kami ingin menumbuhkan kesadaran kolektif: menjaga lingkungan bukan beban, melainkan kebutuhan," tegas Kapten Teguh.
Ia juga menambahkan bahwa Koramil 0816/09 Krian berkomitmen untuk terus menjadi motor penggerak dalam pembinaan teritorial yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat, baik dalam aspek sosial maupun ketahanan wilayah.
Hingga matahari meninggi, seluruh sasaran pembersihan berhasil diselesaikan dengan aman dan tertib. Melalui aksi ini, diharapkan Desa Tempel kini lebih siap menghadapi musim penghujan dengan risiko banjir yang terminimalisir. Lebih dari itu, kemanunggalan antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan rakyat kembali terpatri kuat dalam setiap jengkal sampah yang berhasil disingkirkan dari tanah Sidoarjo.(Tyaz)
View

إرسال تعليق
Hi Please, Do not Spam in Comments