Jawapes, SIDOARJO - Sebuah langkah besar untuk mencetak generasi tangguh dimulai dari sebuah desa di sudut Sidoarjo. Pada Senin (19/1/2026), di tengah hangatnya suasana Jalan Raya B. Yuwono, Desa Bakalan Wringinpitu, Kecamatan Balongbendo, secara resmi dibuka Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Di bawah naungan Yayasan Kartika Kirana (Kodam), fasilitas ini hadir sebagai jantung dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak-anak sekolah.
Peresmian ini bukan sekadar seremoni formal, melainkan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. Kehadiran SPPG di Bakalan Wringinpitu menjadi simbol kolaborasi harmonis antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah, dan elemen yayasan dalam memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalam mendapatkan asupan nutrisi berkualitas.
Sinergi Tanpa Batas Acara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh tokoh-tokoh kunci, di antaranya Bapak Ismoyo selaku Pelaksana MBG dari Yayasan Generasi Sehat Cemerlang, Camat Balongbendo Bapak Ardi Anindita, S.STP., M.Sosio, serta Danramil Balongbendo Kapten Inf. Hendro Sugiono, S.H. Turut mengawal jalannya acara, IPDA Sugeng H. mewakili Kapolsek Balongbendo, Kepala Desa Bakalan Wringinpitu, Nanang Irwansyah, serta para relawan kemanusiaan yang menjadi garda terdepan operasional SPPG.
Camat Balongbendo, Ardi Anindita, dalam sambutannya menekankan bahwa gizi adalah fondasi utama bagi kecerdasan anak bangsa. "Negara hadir untuk memastikan tunas-tunas bangsa tumbuh kuat dan cerdas. Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah mencurahkan tenaga dan pikirannya untuk program ini. Mari kita manfaatkan fasilitas ini sebagai jembatan menuju masa depan yang lebih gemilang," ungkapnya penuh optimisme.
Menjangkau Hingga Pelosok Keberhasilan ini menambah daftar prestasi kewilayahan, di mana Danramil Balongbendo Kapten Inf. Hendro Sugiono mengungkapkan bahwa saat ini telah berdiri lima titik SPPG di wilayah Kecamatan Balongbendo. Penambahan titik layanan ini bertujuan agar jangkauan manfaat program MBG semakin luas dan merata, terutama bagi siswa-siswi yang membutuhkan.
"TNI dan Polri berkomitmen penuh untuk mengawal distribusi makanan bergizi ini agar tepat sasaran, aman, dan tanpa kendala. Kami memandang gizi bukan hanya soal kesehatan fisik, tapi juga tentang membangun daya pikir dan karakter generasi penerus," jelas Kapten Hendro.
Ia menambahkan bahwa SPPG di Desa Bakalan Wringinpitu diproyeksikan menjadi pusat edukasi pola hidup sehat. Harapannya, masyarakat semakin sadar bahwa makanan bergizi seimbang adalah hak dasar setiap anak untuk tumbuh menjadi individu yang berdaya saing.
Doa dan Harapan Acara ditutup dengan doa tasyakuran yang menyentuh hati, memohon keberkahan agar setiap hidangan yang keluar dari SPPG ini menjadi energi kebaikan bagi anak-anak sekolah. Sepanjang kegiatan, suasana hangat dan penuh kebersamaan sangat terasa, mencerminkan tekad bulat dari seluruh stakeholder di Balongbendo untuk bahu-membahu memerangi stunting dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Dengan beroperasinya SPPG Bakalan Wringinpitu, Sidoarjo kini memiliki satu lagi mercusuar harapan bagi terciptanya generasi emas yang sehat, cerdas, dan bermartabat di masa depan.(Tyaz)
View

إرسال تعليق
Hi Please, Do not Spam in Comments