Babinsa Balongbendo Dampingi Validasi Data Siswa, Perkuat Persiapan Operasional SPPG Bakalan Wringinpitu


Jawapes, SIDOARJO - Sebagai wujud nyata kepedulian TNI terhadap peningkatan kualitas gizi dan pendidikan anak usia sekolah, Babinsa Koramil 0816/10 Balongbendo, Peltu Hadi S, melaksanakan pendampingan kegiatan validasi data siswa dan siswi bersama Kepala SPPG Bakalan Wringinpitu, Jihan Fahrida, pada Kamis (8/1/2026).

Kegiatan pendampingan tersebut berlangsung sejak pagi hari dan dilaksanakan di wilayah Desa Waruberon serta Desa Gagangkepuhsari, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo. Fokus utama kegiatan ini adalah memastikan keakuratan dan kesesuaian data peserta didik sebagai dasar penting dalam persiapan operasional SPPG Bakalan Wringinpitu, sekaligus mendukung perencanaan teknis pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dalam pelaksanaan kegiatan, Kepala SPPG Bakalan Wringinpitu, Sdri. Jihan Fahrida, menyampaikan sejumlah informasi strategis kepada pihak sekolah. Ia menjelaskan bahwa SPPG Bakalan Wringinpitu direncanakan mulai aktif beroperasi pada akhir Januari atau awal Februari 2026, sehingga seluruh data pendukung perlu dipersiapkan secara matang sejak dini.

Selain itu, untuk memperlancar komunikasi dan koordinasi antar pihak terkait, akan dibentuk grup WhatsApp lintas sekolah. Setiap sekolah juga diminta untuk menentukan titik dropping MBG yang tepat, aman, dan mudah dijangkau, agar proses distribusi makanan bergizi dapat berjalan efektif dan tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar.

Pada kesempatan tersebut, Peltu Hadi S memberikan pendapat dan arahan secara detail serta konstruktif. Ia menegaskan bahwa validasi data siswa merupakan tahapan krusial yang tidak boleh diabaikan, karena menjadi fondasi utama keberhasilan program MBG di lapangan. 

“Data yang valid dan akurat adalah kunci utama keberhasilan program. Dengan pendataan yang benar, distribusi MBG dapat dilaksanakan secara tertib, merata, dan tepat sasaran sesuai kebutuhan anak-anak. Babinsa siap mendampingi dan membantu pihak sekolah maupun SPPG agar seluruh proses berjalan lancar tanpa hambatan,” ujar Peltu Hadi.

Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya sinergi dan komunikasi yang berkesinambungan antara Babinsa, pengelola SPPG, dan pihak sekolah. Menurutnya, pemanfaatan grup WhatsApp menjadi sarana yang efektif untuk menyampaikan informasi secara cepat, memonitor perkembangan, serta menyelesaikan permasalahan yang mungkin muncul di lapangan secara bersama-sama.

Kegiatan pendampingan ini berlangsung dalam suasana tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah proses persiapan program tersebut mencerminkan peran aktif TNI dalam mendukung kebijakan pemerintah, khususnya di bidang pendidikan dan peningkatan gizi anak, sebagai investasi penting dalam mewujudkan generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, dan berkualitas.(Tyaz)

Baca Juga

View

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama

Rizal Diansyah, ST

Pimpred Media Jawapes. WA: 0818306669

Countact Pengaduan