Jawapes, SIDOARJO – Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Sidoarjo, Rizza Ali Faizin, menegaskan pentingnya konsolidasi organisasi dan regenerasi kader sebagai bagian dari persiapan menghadapi agenda politik mendatang.
Hal tersebut disampaikan Rizza dalam kegiatan pengukuhan jajaran pengurus PKB tingkat kecamatan di Kabupaten Sidoarjo yang berlangsung di Suncity Hotel, Minggu (4/10/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia menyebut pengukuhan pengurus dari 18 kecamatan menjadi momentum penting untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah.
Menurut Rizza, proses regenerasi menjadi salah satu perhatian utama DPC PKB Sidoarjo. Ia menyebut sekitar 70 persen kepengurusan baru di tingkat kecamatan diisi oleh generasi muda dan wajah-wajah baru.
“Yang pertama adalah regenerasi pengurus. Dari 18 kecamatan yang hari ini dikukuhkan, sekitar 70 persen diisi oleh generasi muda dan wajah-wajah baru,” ujar Rizza.
Ia juga menyampaikan bahwa struktur DPC PKB Sidoarjo periode 2026–2031 diisi komposisi kader muda dan perempuan. Rizza menyebut sekitar 67 persen merupakan kader milenial, sedangkan 42 persen diisi perempuan.
Selain penguatan struktur, Rizza memaparkan sejumlah target organisasi yang ingin diwujudkan DPC PKB Sidoarjo. Salah satunya pembangunan kantor baru yang akan diberi nama Graha Kebangsaan.
“Graha Kebangsaan ini akan menjadi rumah aspirasi dan rumah pemuda di Kabupaten Sidoarjo,” katanya.
Rizza menjelaskan, lahan untuk pembangunan gedung tersebut telah diperoleh melalui proses jual beli. Ia berharap pembangunan segera dimulai dan peletakan batu pertama dapat dilakukan oleh Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar.
Target berikutnya, kata Rizza, berkaitan dengan peningkatan perolehan kursi PKB di DPRD Kabupaten Sidoarjo. Ia menyebut angka 22 kursi sebagai target yang menurutnya masih memungkinkan untuk diperjuangkan.
“Target yang kedua adalah naiknya kursi DPRD Kabupaten Sidoarjo. Kalau targetnya 18 kurang, sebenarnya 22 kursi ke depan masih sangat layak,” ujarnya.
Sementara itu, terkait Pilkada 2029, Rizza menyampaikan target internal PKB Sidoarjo untuk memenangkan kontestasi tersebut. Namun, ia menekankan bahwa pencapaian berbagai target itu membutuhkan kerja organisasi yang terukur dan konsisten.
Salah satu strategi yang disiapkan adalah memperkuat konsolidasi antar pengurus. Rizza menyebut Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di 18 kecamatan telah berjalan dan seluruh struktur tingkat kecamatan telah terbentuk.
Selain konsolidasi internal, Rizza menilai hubungan PKB dengan Nahdlatul Ulama (NU) juga perlu terus dijaga. Dalam kegiatan tersebut, hadir jajaran pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) dari 18 kecamatan di Kabupaten Sidoarjo.
“Bagaimana semangat adanya Partai Kebangkitan Bangsa ini tidak lepas dari lahirnya dari rahim Nahdlatul Ulama. Maka di Sidoarjo ini harus kita buktikan,” ungkapnya.
Rizza juga mengapresiasi kehadiran jajaran anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Sidoarjo. Ia menyebut para anggota legislatif tersebut sebagai bagian dari kekuatan partai yang diharapkan terus hadir dan bekerja di tengah masyarakat.
Di hadapan kader, Rizza menegaskan bahwa seluruh target organisasi tidak dapat diwujudkan tanpa dukungan dan doa dari para kiai, nyai, pengurus NU, serta kader PKB.
“Target kita semuanya tadi tidak akan tercapai tanpa doa restu dan support dari jenengan semuanya. Kami tidak mampu melaksanakan amanah-amanah partai tanpa doa jenengan semuanya,” tuturnya.
Menutup sambutannya, Rizza mengajak seluruh kader PKB Sidoarjo menjaga semangat kebersamaan dan kesiapan organisasi. Ia menegaskan bahwa partai harus selalu siap menghadapi agenda politik kapan pun dilaksanakan.
“PKB seakan-akan besok sudah pemilu, harus menyiapkan hari ini untuk persiapan pemilu. Kapan pun pemilunya, PKB selalu siap,” pungkasnya.(Tyaz)
View

Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments