Jawapes Surabaya – Menjelang pelaksanaan GASPOL 2026 (Gerakan Apresiasi Surabaya Prestasi, Orientasi Lokal) dalam rangka Hari Anak Nasional 2026, dukungan dari Pemerintah Kota Surabaya, komunitas, seniman, pelaku UMKM, dan masyarakat terus menguat. GASPOL hadir sebagai gerakan kolaborasi untuk membangun generasi Surabaya yang berprestasi, berbudaya, dan berdaya saing.
Ketua Umum Yayasan Jawapes Indonesia Emas, Rizal Diansyah Soesanto, ST, CPLA, mengapresiasi kolaborasi lintas perangkat daerah di tengah efisiensi anggaran, meliputi Dinkominfo, Disperinaker, Dinkopumdag, Dinas Pendidikan, DP3APPKB, dan Disbudporapar Kota Surabaya.
"Kolaborasi ini menghadirkan pelayanan nyata bagi masyarakat, mulai pelatihan komputer, teknologi informasi, desain grafis, pelatihan kerja dan Sertifikasi BNSP gratis, bantuan alat kerja pasca-pelatihan, pengurusan NIB, sertifikasi halal, pendaftaran merek, pelatihan kewirausahaan dan pemasaran digital, Sekolah Kesetaraan Gratis (KRISNA), hingga kelas bahasa Inggris interaktif gratis," ujar Rizal, Senin (20/7/2026).
Selain layanan publik, GASPOL 2026 menghadirkan berbagai lomba, pameran UMKM, pertunjukan seni budaya, serta Talkshow Warung Kopi bersama narasumber inspiratif yang diharapkan membuka wawasan, peluang kerja, dan semangat berwirausaha. "Kadang yang mengubah masa depan bukan kesempatan kedua, tetapi keberanian hadir pada kesempatan pertama. GASPOL bisa menjadi titik balik kehidupan seseorang," tambahnya.
Dukungan juga datang dari Paguyuban Cak & Ning Surabaya yang berkunjung ke Kantor Yayasan Jawapes Indonesia Emas di Jl. Ketintang Baru II-14A Surabaya.
Ketua Dewan Kehormatan Paguyuban Cak & Ning Surabaya, Berry Febrio Silvio Pariela (Cak Berry), menilai GASPOL menjadi ruang kolaborasi untuk melahirkan generasi muda yang kreatif, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
"Ketika anak muda diberi ruang untuk belajar, berkarya, dan bertemu dengan orang-orang yang menginspirasi, maka masa depan Surabaya sedang dibangun. Kami bangga menjadi bagian dari gerakan ini," ujarnya.
Ketua Umum Paguyuban Cak & Ning Surabaya periode 2025–2028, Ning Yazerlyn Nadila Balqis (Ning Zerlyn), memastikan Paguyuban Cak & Ning mendukung penuh GASPOL 2026.
"Kami siap menghadirkan Cak dan Ning Surabaya sebagai Master of Ceremony sekaligus moderator talkshow agar kegiatan semakin inspiratif dan bermanfaat bagi masyarakat," katanya.
Dukungan serupa disampaikan alumni Cak & Ning Surabaya 2003, Ning Sandra Wantania. Menurutnya, GASPOL merupakan gerakan yang memadukan pendidikan, budaya, kreativitas, dan pemberdayaan masyarakat dalam satu kegiatan.
"Jangan hanya menjadi penonton perubahan, tetapi jadilah bagian dari perubahan itu," ujarnya.
Dengan dukungan Pemerintah Kota Surabaya, Paguyuban Cak & Ning Surabaya, komunitas, dunia usaha, dan masyarakat, GASPOL 2026 diharapkan menjadi salah satu peringatan Hari Anak Nasional terbesar di Surabaya sekaligus membuka lebih banyak peluang belajar, bekerja, berwirausaha, dan berkarya bagi generasi masa depan.
View

Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments