Kolaborasi Hotel Aston Sidoarjo dan Disperpusip Hadirkan Pojok Literasi


Jawapes, SIDOARJO – Upaya meningkatkan budaya literasi di tengah masyarakat terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui berbagai inovasi dan kolaborasi. Salah satunya diwujudkan melalui kerja sama antara Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sidoarjo dengan Hotel Aston Sidoarjo City Hotel & Conference Center dalam menghadirkan Pojok Literasi bertajuk “Sinergi Menghadirkan Ruang Literasi Penuh Inspirasi”. Program tersebut resmi diluncurkan di lantai 3 Hotel Aston, Senin (25/5/2026).

Peluncuran Pojok Literasi ini menjadi langkah nyata dalam mendekatkan akses bacaan dan ruang edukasi kepada masyarakat melalui fasilitas publik yang nyaman dan mudah dijangkau. Kehadiran ruang literasi di lingkungan hotel diharapkan tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga ruang interaksi, diskusi, serta pengembangan wawasan bagi masyarakat maupun tamu hotel. Apalagi Hotel Aston merupakan satu-satunya hotel yang memiliki pojok literasi di Sidoarjo.


Acara launching berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sidoarjo, Rudi Setiawan, Kabid Pengolahan, Layanan dan Pelestarian Bahan Perpustakaan, Erna Kusumawati beserta jajaran, General Manager Aston Sidoarjo City Hotel & Conference Center, David Eko Susanto bersama jajaran eksekutif hotel, serta sejumlah pegiat dan komunitas Lingkar Pena di Kabupaten Sidoarjo.

Dalam sambutannya, Rudi Setiawan menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sidoarjo dengan Hotel Aston Sidoarjo. 

Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi bentuk dukungan nyata dari sektor swasta terhadap penguatan budaya membaca dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Sidoarjo.

“Pojok Literasi ini bukan sekadar tempat membaca buku, tetapi menjadi ruang inspiratif yang mampu membangun kebiasaan positif di tengah masyarakat. Kami sangat mengapresiasi Hotel Aston Sidoarjo yang telah membuka ruang kolaborasi bersama pemerintah dalam menghadirkan fasilitas literasi yang nyaman dan representatif,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengembangan literasi saat ini harus dilakukan dengan pendekatan yang lebih kreatif dan adaptif. Tidak hanya di perpustakaan daerah atau sekolah, tetapi juga dapat hadir di ruang publik seperti hotel, kafe, pusat pelayanan, maupun tempat berkumpul masyarakat lainnya. Dengan demikian, budaya membaca dapat tumbuh secara alami dalam kehidupan sehari-hari.


Sementara itu, GM Aston Sidoarjo City Hotel & Conference Center, David Eko Susanto mengatakan bahwa pihaknya mendukung penuh program literasi yang diinisiasi Disperpusip Sidoarjo. Menurutnya, hotel tidak hanya berfungsi sebagai tempat menginap dan kegiatan bisnis, tetapi juga dapat menjadi ruang edukatif yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

“Kami berharap Pojok Literasi ini bisa dimanfaatkan oleh tamu hotel, pelajar, komunitas, maupun masyarakat umum yang ingin menambah wawasan dan mendapatkan inspirasi melalui buku-buku yang tersedia,” katanya.

Pojok Literasi tersebut menyediakan berbagai koleksi bacaan mulai dari buku khusus untuk kalangan lansia hingga buku anak. Penataan ruang dibuat nyaman dan menarik agar pengunjung betah membaca. Kehadiran fasilitas ini juga diharapkan mampu meningkatkan minat baca masyarakat, khususnya generasi muda.

Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menunjukkan komitmennya dalam menciptakan ekosistem literasi yang inklusif dan berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan komunitas diharapkan menjadi kekuatan bersama dalam mencetak masyarakat yang lebih cerdas, kreatif, dan berdaya saing.(Tyaz)

Baca Juga

View

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama

Rizal Diansyah, ST

Pimpred Media Jawapes. WA: 0818306669

Countact Pengaduan