Polisi Buru Pelaku Pembuang Bayi Laki-Laki Dalam Kantong Plastik di Pinggir Jalan Desa Sumberkeramat

polsek Tongas bersama anggota polres Probolinggo kota saat mendatangi puskesmas Tongas, dan memastikan kondisi bayi sedang sehat (Foto istimewa/ Ida y jawapes Probolinggo)

Jawapes, kabupaten Probolinggo - Warga Desa Sumberkramat, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo digegerkan dengan penemuan sesosok bayi laki-laki di pinggir Jalan Raya Tongas-Lumbang. Bayi mungil tersebut ditemukan dalam kondisi hidup pada Rabu (18/03/2026) pagi sekitar pukul 05.30 WIB.

Kejadian bermula saat Siti Maisaroh, seorang kader kesehatan desa setempat, sedang melintas di area Dusun RT 02 RW 01. Langkahnya seketika terhenti saat mendengar suara tangisan bayi yang berasal dari sebuah bungkusan plastik (kresek) berwarna hitam di sisi barat jalan.

Saat diperiksa, Siti terkejut mendapati bayi laki-laki tersebut tergeletak di atas rumput dengan kondisi terbungkus kresek hitam. Tanpa menunggu lama, ia segera meminta bantuan warga sekitar dan melaporkan temuan itu kepada pihak berwajib agar sang bayi segera mendapatkan pertolongan.

"Bayi tersebut mengenakan baju berwarna biru dan sedang menangis di dalam kresek hitam. Begitu melihat kondisinya masih hidup, saya langsung melaporkan kejadian ini kepada petugas," ungkap Siti saat memberikan keterangan.

Menindaklanjuti laporan terkait penemuan bayi tersebut, unit Reskrim bersama anggota piket segera meluncur ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan olah TKP awal. Petugas bersama warga kemudian mengevakuasi bayi tersebut ke Puskesmas Tongas guna memastikan bayi mendapatkan perawatan medis serta observasi kesehatan secara intensif.

Pihak Puskesmas Tongas mengonfirmasi bahwa bayi laki-laki tersebut dalam kondisi sehat. Secara fisik, bayi memiliki berat badan 3,3 kg dengan panjang badan 50 cm, serta suhu tubuh tercatat 37,6 °C.

Hasil pemeriksaan medis lebih lanjut menunjukkan bahwa tali pusar bayi tersebut sudah dalam keadaan lepas. Dengan ciri kulit putih kemerahan, tim medis memperkirakan bayi tersebut telah berusia antara 2 hingga 7 hari.

Aipda Anang dari Polsek Tongas polres Probolinggo kota tampak saat mengevakuasi bayi malang dirumah warga setempat 

Penyidik Polsek Tongas, Aipda Anang, membenarkan adanya laporan penemuan bayi yang diletakkan di pinggir jalan tersebut. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam dan mengumpulkan bukti-bukti serta keterangan tambahan di sekitar lokasi penemuan.

"Benar, kami menerima laporan warga terkait penemuan bayi laki-laki. Saat ini kami sedang mendalami kasusnya dan berkoordinasi dengan pihak desa serta tenaga medis. Fokus kami adalah mengungkap siapa orang tua yang tega meninggalkan bayi ini," tegas Aipda Anang.

Di sisi lain, pihak Puskesmas juga akan melakukan validasi data kelahiran di wilayah Tongas dalam satu bulan terakhir. Langkah ini bertujuan untuk memetakan data persalinan yang ada guna membantu proses identifikasi asal-usul bayi tersebut.

"Kami akan melakukan pengecekan mendalam terhadap semua data kelahiran dalam satu bulan terakhir untuk mencari titik terang asal-usul bayi ini," ungkap salah satu petugas Puskesmas melalui pesan singkat, Rabu (18/3/26) malam.

Hingga saat ini, Polsek Tongas terus bersinergi dengan Forkopimca dan Dinas Sosial (Dinsos) terkait kebijakan perlindungan anak. Sementara itu, sang bayi masih berada dalam pengawasan medis di Puskesmas Tongas untuk memastikan kondisi kesehatannya tetap terjaga.(Id)

Baca Juga

View

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama

Rizal Diansyah, ST

Pimpred Media Jawapes. WA: 0818306669

Countact Pengaduan