359 Warga Binaan Lapas Kota Agung Terima Remisi Idul Fitri 1447 H, Wujud Nyata Harapan dan Perubahan

Remisi idul fitri 1446l7 H di Lapas Kota Agung
Remisi Idul Fitri 1447 H Lapas Kota Agung


Jawapes Tanggamus – Momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah membawa kebahagiaan tersendiri bagi ratusan warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kota Agung, Sabtu (21 Maret 2026).


Sebanyak 359 warga binaan menerima remisi atau pengurangan masa pidana, sebagai bentuk penghargaan atas perilaku baik dan kesungguhan dalam mengikuti program pembinaan.


Pemberian remisi ini bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan cerminan nyata komitmen negara dalam mendorong proses pembinaan yang berorientasi pada perubahan sikap dan perilaku. Idul Fitri yang identik dengan makna kembali ke fitrah menjadi simbol kuat bahwa setiap individu memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan menata ulang masa depan.


Di balik setiap remisi yang diberikan, terdapat proses panjang yang harus dilalui. Penilaian dilakukan secara objektif, mencakup kedisiplinan, kepatuhan terhadap aturan, serta keaktifan dalam berbagai program pembinaan. Hal ini menegaskan bahwa perubahan bukan sekadar harapan, melainkan sesuatu yang nyata dan terukur.


Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Kota Agung menyampaikan bahwa remisi diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh warga binaan untuk terus menjaga perilaku positif. Ia juga menekankan pentingnya kesiapan dalam menghadapi proses reintegrasi sosial, agar para warga binaan nantinya dapat kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik, mandiri, dan produktif.


“Remisi ini adalah bentuk apresiasi sekaligus dorongan agar warga binaan terus berproses menjadi lebih baik. Harapannya, mereka siap kembali ke masyarakat dengan membawa perubahan positif,” ujarnya.


Dengan jumlah penerima yang mencapai 359 orang, pemberian remisi tahun ini menjadi gambaran bahwa sistem pemasyarakatan terus bergerak ke arah yang lebih humanis, progresif, dan berorientasi pada pembinaan.


Di balik tembok Lapas, harapan itu tetap tumbuh. Idul Fitri menjadi pengingat bahwa setiap langkah kecil menuju kebaikan adalah bagian dari perjalanan besar menuju kehidupan yang lebih bermakna. (Ady)

Baca Juga

View

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama

Rizal Diansyah, ST

Pimpred Media Jawapes. WA: 0818306669

Countact Pengaduan