Jawapes, PACITAN - Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan menargetkan peningkatan cakupan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) hingga 46 persen pada tahun 2026, menyusul capaian tahun 2025 yang baru mencapai 32,94 persen, masih di bawah target 36 persen.
Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Pacitan, Nunuk Irawati, saat menyampaikan hasil evaluasi program, Selasa (10/2/2026).
Nunuk menjelaskan, rendahnya capaian CKG pada tahun 2025 dipengaruhi keterlambatan pelaksanaan program. Petunjuk teknis (juknis) CKG baru diterbitkan pada April 2025, sehingga implementasi di lapangan tidak dapat berjalan optimal sejak awal tahun.
“Pelaksanaan CKG tahun 2025 belum maksimal karena juknis baru tersedia pada April. Akibatnya, kegiatan baru berjalan efektif beberapa bulan setelahnya,” ujarnya.
Memasuki tahun 2026, pelaksanaan program CKG telah dimulai lebih awal. Namun, proses pencatatan data masih menghadapi kendala teknis akibat pembaruan aplikasi pelaporan yang belum sepenuhnya rampung.
“Saat ini pelayanan sudah berjalan, hanya saja pencatatan masih terkendala karena sistem aplikasi sedang dalam proses perbaikan,” jelas Nunuk.
![]() |
| Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Pacitan, Nunuk Irawati |
Untuk mencapai target 2026, Dinkes Pacitan akan memperkuat sosialisasi, meningkatkan kolaborasi dengan fasilitas kesehatan, pemerintah desa, dan elemen masyarakat, serta mendorong tenaga kesehatan lebih aktif melakukan pendekatan promotif dan preventif.
“Kami optimistis target 46 persen dapat tercapai. Dukungan masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan program ini,” pungkasnya.
Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat agar memanfaatkan layanan Cek Kesehatan Gratis secara rutin sebagai upaya preventif menjaga kesehatan dan mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Kabupaten Pacitan secara berkelanjutan. (Not)
View


Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments