Jawapes, PACITAN - Keris pusaka milik Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menjadi sorotan utama dalam ajang Gelar Budaya Luwung yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Pacitan bersama Gerakan Pemuda Ansor Pacitan di Gedung Perpustakaan Daerah (Perpusda) Pacitan. Acara yang dibuka Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji tidak hanya menampilkan majang keris, melainkan juga pameran batu mulia endemik Pacitan (Majang Akik), pameran seni rupa, serta bazar buku.
Dua keris bergaya Bali milik Presiden Prabowo dibawa langsung oleh Staf Khusus Menteri Kebudayaan RI Bidang Sejarah dan Perlindungan Warisan Budaya Basuki Teguh Yuwono. Kedua keris tersebut terpajang berdampingan dengan keris pusaka lainnya, antara lain milik Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon, Bupati Indrata Nur Bayuaji, serta keris-keris pusaka dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Pacitan.
"Saya meyakini kita semua nantinya akan mewariskan sesuatu minimal kepada keluarga ataupun masyarakat sekitar. Maka dari itu, sejarah yang akan kita wariskan nantinya akan tercermin dalam karya kita seperti halnya para empu terdahulu melalui karya kerisnya," ujar Bupati Pacitan, Rabu (4/2/2026).
Puluhan keris dengan berbagai bentuk dan asal milik para kolektor akan dipamerkan selama tiga hari, mulai tanggal 4 hingga 6 Februari, di lantai dua Gedung Perpusda Pacitan. Gelar Budaya Luwung diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Pacitan yang ke-82.
"Kita perlu berbangga sebagai negara yang memiliki kekayaan budaya yang luar biasa," ucap Basuki Teguh Yuwono.
Ia menambahkan, keris pusaka Presiden Prabowo sering dihadirkan untuk kepentingan edukasi dan pelestarian budaya. Sebelumnya, keris tersebut pernah dihibahkan dan disimpan di Perpustakaan Fadli Zon, milik Menteri Kebudayaan RI. (Not)
View


Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments