Bupati Sidoarjo Tinjau RTLH di Sedati, Pastikan Segera Diperbaiki


Jawapes, SIDOARJO – Dalam upaya mempercepat penanganan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan kualitas hunian warga kurang mampu, Bupati Sidoarjo H. Subandi, SH, M.Kn melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke salah satu rumah tidak layak huni (RTLH) milik Subakin (60), warga Desa Sedati Gede, Kecamatan Sedati, Minggu (22/2/2026). Kunjungan tersebut bukan sekadar agenda rutin, melainkan bentuk nyata kepedulian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terhadap kondisi sosial masyarakat di tingkat bawah. 

Dalam sidak itu, Subandi datang bersama Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo, Warih Andono, Ketua Baznas Kabupaten Sidoarjo, M. Chasbil Aziz Salju Sodar, perwakilan Dinas Sosial, Plt Camat Sedati, Kepala Desa Sedati Gede, serta sejumlah perangkat desa dan tokoh masyarakat setempat.

Suasana penuh haru menyelimuti saat rombongan tiba di lokasi rumah milik Subakin. Kondisi bangunan tampak sangat memprihatinkan. Sebagian besar dindingnya terbuat dari anyaman bambu yang sudah rapuh, sementara atap rumah tampak bolong-bolong dan nyaris roboh, mengancam keselamatan penghuni. Lantai rumah pun masih berupa tanah padat tanpa keramik, membuat suasana lembap dan tidak higienis.

Melihat kondisi itu, Bupati Subandi langsung memerintahkan tim Dinas Sosial dan pihak desa agar segera melakukan langkah perbaikan. Ia menegaskan, program rehabilitasi rumah tidak layak huni harus dilaksanakan dengan cepat, terutama bagi warga yang benar-benar membutuhkan dan belum tersentuh bantuan.

“Saya tidak ingin warga Kabupaten Sidoarjo hidup dalam kondisi yang tidak layak seperti ini. Rumah Subakin ini harus segera diperbaiki. Kami akan ganti atapnya dengan rangka baja ringan dan plafon baru agar lebih kuat dan tahan lama. Lantainya juga akan di keramik supaya lebih bersih, sehat, dan nyaman untuk dihuni,” ujar Bupati Subandi di sela kunjungan.

Menurutnya, Pemkab Sidoarjo melalui program perbaikan RTLH terus berupaya menghadirkan hunian yang layak bagi masyarakat miskin dan rentan. Program tersebut melibatkan berbagai pihak, mulai dari Baznas, Dinas Sosial, hingga pemerintah desa. Bupati menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat agar program berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri. Kita butuh dukungan dari masyarakat, para dermawan, dan lembaga sosial lainnya. Kalau semua bersinergi, Insya Allah tidak ada lagi warga Sidoarjo yang tinggal di rumah tidak layak huni,” tambahnya.

Ketua Baznas Kabupaten Sidoarjo, M. Chasbil Aziz Salju Sodar, yang turut mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut, menyatakan bahwa lembaganya siap membantu pembiayaan renovasi rumah Subakin melalui dana zakat, infaq, dan sedekah dari para muzaki. Menurutnya, bantuan seperti ini merupakan bentuk nyata pendistribusian zakat yang tepat sasaran.

“Bapak Bupati bersama kami dari Baznas berkomitmen untuk menyalurkan bantuan kepada warga yang benar-benar membutuhkan. Rumah Pak Subakin akan menjadi salah satu prioritas kami dalam program bantuan RTLH tahun ini,” ungkap Chasbil Aziz.

Sementara itu, Warih Andono, Wakil Ketua DPRD Sidoarjo, menyambut baik langkah cepat Bupati dalam menanggapi keluhan warga. Menurutnya, kunjungan langsung ke lapangan seperti ini sangat penting untuk mengetahui kondisi nyata masyarakat dan memastikan program pemerintah berjalan efektif.

“Kami di DPRD akan mendukung penuh kebijakan eksekutif yang berpihak pada rakyat kecil. Saya apresiasi langkah Pak Bupati yang turun langsung meninjau kondisi warga seperti ini. Harapan kami, kegiatan semacam ini bisa terus dilakukan secara berkelanjutan di seluruh kecamatan,” ujar Warih.

Subakin, sang pemilik rumah, tampak haru dan berkali-kali menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati dan rombongan. Ia mengaku tak menyangka rumahnya akan mendapat perhatian langsung dari orang nomor satu di Kabupaten Sidoarjo.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pak Bupati dan semua pihak. Rumah saya ini memang sudah lama rusak. Kalau hujan bocor di mana-mana. Saya cuma bisa pasrah, karena tidak punya biaya untuk memperbaikinya. Alhamdulillah sekarang akan dibantu,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.

Kepala Desa Sedati Gede, yang turut hadir mendampingi, menambahkan bahwa keluarga Subakin memang termasuk dalam kategori warga miskin dan telah terdata dalam program Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Pemerintah desa pun secara rutin memberikan bantuan sembako dan dukungan sosial lainnya.

“Pak Subakin ini sudah lama tinggal di rumah itu bersama istri dan anaknya. Kami dari pihak desa sudah berupaya membantu sebisa mungkin, tapi untuk perbaikan rumah memang membutuhkan dana yang tidak sedikit. Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati yang langsung turun tangan,” ujarnya.

Selain meninjau rumah Subakin, rombongan Bupati juga menyempatkan diri berdialog dengan warga sekitar. Dalam dialog tersebut, banyak warga yang menyampaikan aspirasi terkait infrastruktur, bantuan sosial, dan pelayanan publik. Bupati mendengarkan dengan seksama setiap keluhan yang disampaikan, bahkan mencatat beberapa hal penting untuk ditindaklanjuti.

“Saya ingin memastikan bahwa program pembangunan di Kabupaten Sidoarjo benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kita tidak boleh hanya fokus pada proyek besar di kota, tapi juga memperhatikan warga di desa-desa yang masih membutuhkan sentuhan,” kata Subandi.

Ia menambahkan, tahun 2026 ini Pemkab Sidoarjo telah menyiapkan anggaran khusus untuk perbaikan 500 unit rumah tidak layak huni yang tersebar di berbagai kecamatan. Program tersebut akan melibatkan kolaborasi antara pemerintah daerah, Baznas, dan CSR dari sejumlah perusahaan swasta.

“Kami ingin menuntaskan masalah RTLH di Sidoarjo secara bertahap. Setiap tahun targetnya meningkat, dan kami pastikan semua dikerjakan secara transparan serta tepat sasaran. Saya juga minta camat dan kepala desa untuk aktif memverifikasi data penerima agar tidak terjadi tumpang tindih,” tegasnya.

Selain program RTLH, Bupati Subandi juga menjelaskan bahwa Pemkab tengah menggenjot program perlindungan sosial lain seperti bantuan pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat miskin. Ia menilai, perbaikan rumah hanyalah satu aspek dari upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang lebih menyeluruh.

“Rumah yang layak huni akan menciptakan lingkungan keluarga yang sehat dan produktif. Tapi itu tidak cukup. Kami juga berupaya membantu masyarakat agar memiliki penghasilan tetap, bisa menyekolahkan anak-anaknya, dan mendapat layanan kesehatan yang baik,” jelas Subandi.

Dalam kesempatan itu, Plt Camat Sedati menyampaikan laporan bahwa di wilayahnya masih terdapat sekitar 80 rumah tidak layak huni yang membutuhkan perbaikan segera. Ia berharap program Bupati dapat menjangkau seluruh warga yang masuk dalam data tersebut.

“Kami terus berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan Baznas agar semua data warga miskin bisa diverifikasi dengan baik. Mudah-mudahan apa yang dilakukan Pak Bupati hari ini menjadi pemicu semangat bagi seluruh perangkat daerah untuk bekerja lebih cepat dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.


Rombongan Bupati kemudian menyerahkan secara simbolis bantuan paket sembako dan perlengkapan kebutuhan pokok kepada keluarga Subakin. Bantuan tersebut diharapkan bisa meringankan beban sehari-hari sambil menunggu proses renovasi rumah selesai.

Sidak tersebut menjadi bagian dari agenda “Gerakan Sidoarjo Peduli Rakyat”, program yang diinisiasi oleh Bupati Subandi sejak awal masa kepemimpinannya. Program ini menekankan pentingnya keterlibatan langsung pemerintah daerah dalam mengidentifikasi dan menyelesaikan persoalan sosial di lapangan, tanpa harus menunggu laporan formal atau prosedur panjang.

Subandi menegaskan, dirinya ingin memastikan bahwa seluruh elemen pemerintah, mulai dari camat hingga perangkat desa, memiliki kepedulian yang sama terhadap warganya. Ia berjanji akan terus turun ke lapangan untuk memastikan setiap kebijakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Pemerintahan yang baik itu bukan hanya di atas kertas atau di meja rapat. Pemerintahan yang baik adalah yang hadir di tengah rakyat, mendengarkan, dan mencari solusi langsung di lapangan. Saya ingin semua pejabat Sidoarjo meneladani hal itu,” tuturnya.

Dengan langkah nyata tersebut, Bupati Subandi berharap masyarakat semakin percaya bahwa pemerintah hadir untuk mereka. Ia juga mengajak seluruh warga Sidoarjo untuk ikut mengawasi jalannya program pemerintah agar pelaksanaannya transparan dan akuntabel.

“Kami ingin semua warga Sidoarjo merasakan manfaat pembangunan secara merata. Jangan ada lagi kesenjangan. Sidoarjo harus menjadi kabupaten yang sejahtera lahir batin,” pungkasnya. (ADV/Tyaz)

Baca Juga

View

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama

Rizal Diansyah, ST

Pimpred Media Jawapes. WA: 0818306669

Countact Pengaduan