Ketua PWI Jatim : Wartawan Harus Kompeten Dalam Ilmu Pengetahuan

Ketua PWI Jatim melantik pengurus PWI persiapan Kabupaten Situbondo masa periode 2022 - 2023

 

Jawapes, SITUBONDO - Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa-Timur Lutfil Hakim resmi melantik Pengurus PWI Persiapan Kabupaten Situbondo masa bakti 2022 - 2023, bertempat di Aula pendopo kabupaten, Sabtu (4/6/2022) sore. 


Acara pelantikan tersebut dihadiri jajaran Forkopimda Situbondo, jajaran OPD, Ketua Komisi IV DPRD Situbondo, perwakilan kepala desa dan sejumlah tamu undangan.


Dalam sambutannya, Bupati Situbondo Drs. H. Karna Suswandi, MM., menyampaikan keberadaan organisasi PWI di Kabupaten Situbondo begitu penting bagi pemerintah daerah, karena memiliki tugas sebagai kontrol sosial dan diharapkan bisa menjadi corong pemerintah dalam mensosialisasikan berbagai program pembangunan yang ada, sehingga masyarakat menjadi tahu apa yang dilakukan oleh pemerintah. Wartawan memiliki kebebasan tetapi harus bertanggung-jawab, artinya dalam menyajikan informasi berita harus berimbang dan turut menjaga kondusifitas suatu wilayah. 


"Banyak kegiatan yang akan kita lakukan, salah satunya adalah mengadakan parade budaya nusantara. Disinilah peran PWI untuk menyampaikan informasi secara luas di tengah-tengah masyarakat agar menjadi tahu, sehingga banyak orang yang berkunjung ke daerah ini," ujarnya.


Lutfil Hakim selaku Ketua PWI Jatim mengatakan selamat bergabung di PWI bagi teman-teman yang ada di Kabupaten Situbondo. Meskipun saat ini statusnya masih persiapan, namun agar tetap diperkuat secara kelembagaan dan terus meningkatkan kapasitas status anggota agar di tahun depan mudah-mudahan bisa menjadi PWI Situbondo definitif. Organisasi PWI merupakan komunitas pers terbesar skala nasional. Saat ini rekan-rekan jurnalis di Jawa-Timur yang ikut uji kompetensi wartawan (UKW) melalui PWI sekitar seribu empat ratusan dan telah dinyatakan kompeten oleh dewan pers.


"Saya kira uji kompetensi saja tidak cukup karena hanya kompeten secara ilmu kejurnalistikan. Seorang wartawan juga harus kompeten dalam ilmu pengetahuan. PWI harus membuat program, yaitu setiap bulannya ada program kegiatan yang berisikan workshop, diskusi, kajian dan pelatihan untuk meningkatkan kapasitas," ucapnya.


Ketua Persiapan PWI Situbondo terpilih, Edi Supriyono mengatakan bahwa dirinya hanya menjabat setahun karena untuk mengisi masa transisi dipersiapan PWI Situbondo. Alasan membentuk PWI karena sudah menjadi sebuah kebutuhan saat ini untuk meningkatkan SDM wartawan di Kabupaten Situbondo khususnya. Wartawan mempunyai tugas mulia dan memiliki  empat fungsi yaitu sebagai kontrol sosial, media informasi, pendidikan serta hiburan.


"Semoga wartawan Situbondo bisa menjadi benteng terakhir sebagai media klarifikasi atau tabayyun di tengah carut marutnya informasi yang ada di medsos," pungkasnya (Fno/Shu)


Pembaca
Lebih baru Lebih lama