Mewujudkan Rasa Sukur, Warga SEBARA 2 Menyelengarakan Idhul Kurban 1441Hijriah


WARGA SEBARA 2
Jawapes Surabaya - TAKBIR menggema, alhamdulillah senang sekali rasanya masih memiliki kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, sebagai sarana berlatih untuk berkurban.
Nabi Ibrahim AS dan putranya Ismail AS, adalah dua orang spesial yang telah membuktikan kedekatannya kepada Allah dengan ajaran teladan yang luar biasa bagi manusia. Keduanya rela mengorbankan sesuatu yang sangat berharga dan dimiliki cuma satu-satunya, yakni nyawa.
 Suatu proses seleksi yang berat untuk bisa lolos ujian seperti ini. Dari Nabi Ibrahim dan Ismail AS, manusia belajar sebuah peristiwa sejarah yang memiliki nilai spiritual yakni berkurban meski nyawa harus dilepas.

Melalui kegiatan berkurban yang kemudian diwujudkan dalam bentuk penyembelihan hewan kurban berupa kambing atau sapi, adalah ajang pembuktian cinta dan kasih sayang terhadap sesama manusia. Tentu saja, khususnya kepada para fakir miskin yang sangat mengharapakan uluran bantuan.
 Idul Kurban yang lebih dikenal dengan Idul Adha atau Hari Raya Haji merupakan Hari Raya Islam, hari yang diperingati sebagai peristiwa Kurban.  Peristiwa yang merupakan keteladanan kisah kepatuhan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail dalam menjalankan Perintah Tuhan Yang Maha Kuasa yang diikuti oleh Umat Islam sampai saat ini.

Peringatan Idul Kurban 1441 H (2020 M) yang jatuh pada  Hari Jumat Tanggal 31Juli 2020. Merupakan wujud rasa syukur, bagi warga RT 06, RW03 SEBARA 2 ( Setro Baru Utara 2) kepada Tuhan Yang Maha Esa atas karunia dan nikmat yang melimpah. Meskipun di tengah pandemi oleh Virus Corona (Covid- 9) yang melanda negeri ini.
 Penyelenggarakan Shalat Idul Adha di pelataran Mushola Syariatussilmi dilanjutkan Penyembelihan Hewan Kurban. Sebanyak 4 ekor sapi dan 2 ekor kambing. Tetap mengikuti anjuran aturan Protokol Covid.

Panitia yang semuanya merupakan sukarelawan bahu membahu menyelesaikan proses penyembelihan.
Setelah memperhatikan tentang syarat dan ketentuan pembagian daging kurban dengan seksama. Panitia Pelaksana Bapak SARIONO dan beberapa relawan menyerahkan daging tersebut kepada masyarakat di dampingi Ustadz MASRUDI untuk di bagikan.
 Ustadz MASRUDI menjelaskan hukum berkurban adalah sunah.
"Kurban itu sunah. Kalau belum mampu jangan memaksakan diri," kata Ustadz Masrudi yang akrab dipanggil pak Rudi.
 Perintah kurban sendiri sudah diterapkan sejak masa Nabi Adam, Nabi Ibrahim, dan Nabi Muhammad. Tercantum dalam Alquran di surat Al-Kautsar ayat 2 dan surat Al-Hajj ayat 34-35.
"Maka laksanakanlah salat karena Tuhanmu dan berkurbanlah," terjemahan surat Al-Kautsar ayat 2.

Sejumlah hadist juga meriwayatkan Rasulullah berkurban saat Hari Raya Idul Adha. Rasulullah disebut melakukan kurban setiap tahun dengan menyembelih kambing. Selain kambing, ternak lain yang bisa dijadikan hewan kurban ialah domba, sapi, kerbau, dan unta.
 Selaku Tahmir bapak SARIONO juga mengatakan, kurban boleh dilakukan walaupun seseorang belum melakukan akikah.
"Akikah itu sunah, kurban juga sunah. Jadi, tidak masalah. Amal kebaikan tidak saling bertentangan," ucap Sariono menjelaskan.

Allah memberikan sejumlah keutamaan bagi orang yang berkurban. Salah satunya adalah ampunan untuk keluarganya.
"Siapa yang berkurban atau menyembelih kurban akan mendapatkan ampunan Allah dan juga ampunan atas dosa anak, istri dan keluarganya," imbuh Sariono.
 Disisi lain sebagai pemangku wilayah di RT 06 RW 03 Dukuh Setro, Tambaksari bapak CHOIRUL ANAM, Berkurban juga dapat menyucikan atau membersihkan harta dan rezeki yang telah diperoleh. "Salah satu bentuk rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan Allah Swt.
Dengan begitu, umat Islam yang berkurban dapat lebih mendekatkan diri kepada Allah dan meningkatkan dalam ketakwaan".
Kata Choirul Anam.

(C San).

join

join


kali berita ini telah dibaca

Posting Komentar

0 Komentar

wa