Serda Septi Sambut Menteri Abdul Mu’ti di SD Muhammadiyah Ketegan Diresmikan


Jawapes, SIDOARJO – Kehadiran fasilitas pendidikan yang representatif menjadi langkah penting dalam menyiapkan generasi penerus bangsa yang unggul dalam ilmu pengetahuan, kokoh dalam nilai-nilai keislaman, serta berkarakter dan mampu menjawab tantangan zaman. Semangat tersebut mewarnai peresmian gedung baru SD Muhammadiyah 1 dan 2 Ketegan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., di Jalan Suningrat Nomor 10–20, Kelurahan Ketegan, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, Senin (12/10/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan penuh antusiasme dengan dihadiri sekitar 200 undangan dari unsur pemerintah, jajaran pendidikan, pimpinan Muhammadiyah, tenaga pendidik, serta tamu undangan lainnya. Babinsa Koramil 0816/14 Taman, Serda Septi, turut hadir untuk menyambut kunjungan kerja Menteri sekaligus mendukung kelancaran kegiatan di wilayah binaannya.

Mengusung tema “Mewujudkan Pendidikan Terbaik untuk Membentuk Generasi Muslim Terbaik,” peresmian gedung baru ini menjadi momentum penting bagi pengembangan pendidikan Muhammadiyah, khususnya dalam meningkatkan kualitas layanan pembelajaran, memperkuat pembinaan karakter, dan menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman serta kondusif bagi tumbuh kembang peserta didik.

Kegiatan dipimpin oleh Ketua Panitia, Dr. H. Sam’un, M.Ag., dan dirangkai dengan tasyakuran serta stadium general sebagai ruang penguatan komitmen bersama dalam membangun pendidikan yang berkualitas dan berkemajuan.

Prosesi peresmian dilaksanakan melalui pemotongan pita oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI bersama jajaran Muhammadiyah dan unsur pendidikan yang hadir. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti sebagai penanda resmi beroperasinya gedung baru SD Muhammadiyah 1 dan 2 Ketegan. Setelah itu, rombongan meninjau sejumlah bagian bangunan untuk melihat secara langsung fasilitas yang disiapkan guna menunjang kegiatan belajar mengajar.

Suasana semakin khidmat ketika seluruh peserta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan lagu Sang Surya yang diiringi Orkestra Gita Surya Kencana. Rangkaian acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustaz Singgih serta doa yang dipimpin Ustaz Amrozi, S.Fil., M.Pd., sebagai ungkapan rasa syukur atas terselenggaranya pembangunan fasilitas pendidikan tersebut.

Dalam sambutannya, Kepala PCM Sepanjang, Rahadian Arif Rahman, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mewujudkan gedung baru tersebut. Ia berharap keberadaan fasilitas yang lebih representatif mampu meningkatkan motivasi belajar peserta didik sekaligus mendorong tenaga pendidik untuk terus mengembangkan metode pembelajaran yang inovatif dan berkualitas.

Menurutnya, pembangunan pendidikan tidak dapat bertumpu pada sekolah semata, melainkan membutuhkan sinergi yang kuat antara tenaga pendidik, orang tua, persyarikatan, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut menjadi fondasi penting dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga menumbuhkan kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian, dan akhlak mulia.

Senada dengan hal tersebut, perwakilan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur, Ir. Tamhid Masyhudi, mengapresiasi kerja keras seluruh pihak dalam menghadirkan sarana pendidikan yang semakin memadai. Ia menegaskan bahwa gedung sekolah bukan sekadar bangunan fisik, melainkan ruang strategis untuk membangun peradaban melalui pengembangan ilmu pengetahuan, kreativitas, karakter, dan nilai-nilai moral.

Ia juga menekankan pentingnya integrasi antara penguasaan ilmu pengetahuan dan penguatan nilai keislaman dalam pendidikan Muhammadiyah. Melalui pendekatan tersebut, peserta didik diharapkan tumbuh menjadi generasi yang beriman, berintegritas, mandiri, berwawasan luas, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Rangkaian kegiatan turut diisi dengan pemutaran video peluncuran SMP 2 Muhammadiyah Taman dan pengukuhan kepala sekolah untuk SD 2, SMP 2, SMA 1, serta SMK Muhammadiyah Taman oleh Ir. Tamhid Masyhudi. Agenda ini menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola kelembagaan sekaligus memperluas kontribusi Muhammadiyah dalam penyelenggaraan pendidikan di wilayah Kecamatan Taman.

Dalam arahannya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Muhammadiyah, tenaga pendidik, orang tua, dan seluruh unsur yang telah berperan dalam meningkatkan kualitas sarana pendidikan.

Ia menegaskan bahwa keberadaan gedung baru hendaknya diiringi dengan peningkatan mutu pembelajaran dan penguatan kualitas sumber daya manusia. Fasilitas yang memadai perlu dimanfaatkan untuk menciptakan proses pendidikan yang mampu mengembangkan kecerdasan intelektual, kematangan spiritual, kreativitas, serta kepedulian sosial peserta didik.

Pendidikan, menurutnya, tidak semestinya hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga harus menjadi sarana pembentukan kepribadian yang berintegritas, berakhlak mulia, dan memiliki tanggung jawab terhadap lingkungan serta kehidupan bermasyarakat.

Sejalan dengan tema kegiatan, Menteri berharap SD Muhammadiyah 1 dan 2 Ketegan terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan sehingga mampu melahirkan generasi muslim yang unggul dalam ilmu pengetahuan, kuat dalam keimanan, santun dalam perilaku, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi dan perubahan zaman.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pendidikan, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI juga menyerahkan bantuan kepada SD 2 dan SMP 2 Muhammadiyah Taman. Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat pengembangan lembaga pendidikan serta meningkatkan optimalisasi layanan bagi peserta didik dan masyarakat.

Di sela kegiatan, Babinsa Koramil 0816/14 Taman, Serda Septi, menyampaikan bahwa peresmian gedung baru tersebut merupakan momentum positif bagi kemajuan pendidikan di Kecamatan Taman. Menurutnya, ketersediaan fasilitas yang memadai merupakan salah satu faktor pendukung dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan produktif. Namun, kualitas pendidikan tetap memerlukan keterpaduan antara sarana prasarana, kompetensi tenaga pendidik, sistem pembelajaran, serta keterlibatan keluarga. 

“Peresmian gedung baru ini hendaknya menjadi awal dari peningkatan kualitas pendidikan secara menyeluruh. Sekolah bukan hanya tempat peserta didik memperoleh pengetahuan, tetapi juga ruang untuk membentuk karakter, menanamkan nilai moral dan keagamaan, melatih kedisiplinan, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab dan kepedulian sosial. Karena itu, fasilitas yang telah tersedia perlu diimbangi dengan proses pembelajaran yang berkualitas dan keteladanan dari seluruh lingkungan pendidikan,” ujar Serda Septi.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia merupakan investasi jangka panjang yang menentukan kualitas masa depan bangsa. Anak-anak yang memperoleh pendidikan secara baik akan memiliki kesempatan lebih besar untuk mengembangkan potensi, membangun kepercayaan diri, berpikir kritis, dan beradaptasi dengan perubahan. Oleh sebab itu, setiap satuan pendidikan perlu terus mendorong terciptanya suasana belajar yang inklusif, inspiratif, dan berorientasi pada pengembangan kemampuan peserta didik secara utuh.

Lebih lanjut, Serda Septi menilai bahwa pendidikan karakter memiliki kedudukan yang sama pentingnya dengan pencapaian akademik. Kecerdasan intelektual perlu berjalan beriringan dengan kematangan emosional, kekuatan spiritual, serta kemampuan berinteraksi secara positif di tengah masyarakat. Melalui keseimbangan tersebut, peserta didik diharapkan tidak hanya menjadi pribadi yang cakap secara akademis, tetapi juga memiliki integritas, menghormati sesama, dan mampu mengambil peran dalam kehidupan sosial. 

“Keberhasilan pendidikan tidak dapat dibebankan kepada sekolah saja. Diperlukan sinergi yang berkesinambungan antara guru, orang tua, pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan lingkungan sekitar. Apabila seluruh unsur mampu berjalan searah, maka pembentukan generasi yang cerdas, berkarakter, berakhlak mulia, dan memiliki semangat kebangsaan dapat diwujudkan secara lebih optimal,” tambahnya.

Dalam perspektif pembinaan teritorial, Serda Septi juga menegaskan bahwa dukungan terhadap dunia pendidikan merupakan bagian dari kepedulian terhadap pembangunan masyarakat. Lingkungan pendidikan yang berkembang dengan baik akan memberikan dampak positif terhadap kualitas kehidupan sosial, memperkuat hubungan antar elemen masyarakat, serta menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya menyiapkan generasi penerus yang berkualitas.

Ia berharap gedung baru SD Muhammadiyah 1 dan 2 Ketegan dapat dimanfaatkan secara maksimal, dijaga kebersihannya, dan dirawat secara berkelanjutan agar memberikan manfaat dalam jangka panjang. Menurutnya, pemeliharaan fasilitas pendidikan merupakan tanggung jawab bersama sehingga sarana yang telah dibangun dapat terus mendukung kegiatan belajar mengajar dari waktu ke waktu. 

“Kami berharap gedung baru ini menjadi ruang lahirnya berbagai prestasi, tumbuhnya kreativitas, serta terbentuknya generasi yang memiliki keseimbangan antara ilmu pengetahuan, keimanan, dan akhlak. Semoga seluruh warga sekolah dapat menjaga amanah ini dengan sebaik-baiknya, sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh peserta didik saat ini, tetapi juga oleh generasi berikutnya,” ungkapnya.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut sekaligus mencerminkan pentingnya komunikasi dan kolaborasi antara TNI, pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat. Sinergi lintas sektor diperlukan untuk mendukung berbagai program pembangunan, termasuk peningkatan kualitas pendidikan sebagai salah satu fondasi utama kemajuan bangsa.

Melalui peresmian gedung baru ini, SD Muhammadiyah 1 dan 2 Ketegan diharapkan semakin berkembang menjadi lembaga pendidikan yang mampu memadukan prestasi akademik, penguatan spiritual, pembentukan karakter, dan pengembangan keterampilan peserta didik. Dengan dukungan semua pihak, semangat mewujudkan pendidikan terbaik diharapkan dapat diterjemahkan ke dalam pelayanan pendidikan yang bermutu dan berkelanjutan.

Seluruh rangkaian kunjungan kerja Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI di SD Muhammadiyah 1 dan 2 Ketegan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Momentum tersebut diharapkan menjadi dorongan baru bagi kemajuan pendidikan Muhammadiyah sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menyiapkan generasi penerus bangsa yang cerdas, berintegritas, berakhlak mulia, dan berkemajuan.(Tyaz)

Baca Juga

View

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

أحدث أقدم

Rizal Diansyah, ST

Pimpred Media Jawapes. WA: 0818306669

Countact Pengaduan