Forkopimka Sidoarjo Kompak Jaga Kebugaran dan Kebersihan Lingkungan


Jawapes, SIDOARJO – Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan ditunjukkan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka) Sidoarjo melalui kegiatan Senam Kesegaran Jasmani (SKJ) dan kerja bakti massal di fasilitas umum (fasum) Taman Pinang Indah, Desa Banjarbendo, Kecamatan Sidoarjo, Jumat (2/10/2026).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Camat Sidoarjo tersebut melibatkan unsur pemerintah kecamatan, TNI, Polri, serta para kepala kelurahan dan kepala desa beserta staf se-Kecamatan Sidoarjo. Sinergi lintas sektor itu menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan sekaligus menumbuhkan kepedulian bersama terhadap kebersihan dan kenyamanan ruang publik.

Sejumlah personel Koramil 0816/01 Sidoarjo Kota turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Sebanyak lima personel Koramil hadir bersama enam personel Polsek, jajaran staf Kecamatan Sidoarjo, serta para Kakel/Kades se-Kecamatan Sidoarjo beserta perangkatnya.

Kegiatan diawali dengan SKJ yang berlangsung dalam suasana penuh semangat. Para peserta mengikuti gerakan senam secara bersama-sama, sekaligus memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai sarana menjaga kebugaran dan mempererat komunikasi antar lembaga.

Usai melaksanakan senam, kegiatan dilanjutkan dengan kerja bakti massal di kawasan Taman Pinang Indah. Peserta bersama-sama membersihkan lingkungan, merapikan area fasilitas umum, serta melakukan berbagai kegiatan pemeliharaan lingkungan agar kawasan tersebut tetap bersih, tertata, dan nyaman dimanfaatkan masyarakat.

Batuud Koramil 0816/01 Sidoarjo Kota, Serma Arip, mengatakan bahwa kegiatan tersebut memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar aktivitas olahraga dan kebersihan. Menurutnya, keterlibatan berbagai unsur dalam satu kegiatan menunjukkan kuatnya semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan di tingkat kewilayahan. “SKJ dan kerja bakti ini merupakan kegiatan yang sangat positif karena menyatukan dua aspek penting, yaitu menjaga kebugaran tubuh sekaligus merawat lingkungan. Ketika keduanya dilakukan secara bersama-sama, manfaatnya bukan hanya dirasakan oleh peserta, tetapi juga dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat di sekitar,” ujar Serma Arip.

Ia menambahkan, lingkungan yang bersih dan terawat merupakan bagian dari kualitas kehidupan masyarakat. Karena itu, menjaga kebersihan tidak semestinya hanya dilakukan ketika ada kegiatan tertentu, melainkan perlu menjadi kebiasaan dan tanggung jawab bersama. “Kebersihan lingkungan merupakan cerminan kepedulian masyarakat terhadap ruang hidupnya. Fasilitas umum adalah milik bersama sehingga sudah sepatutnya dirawat secara kolektif. Hal sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya, membersihkan saluran, merapikan area sekitar, dan menjaga fasilitas yang tersedia dapat memberikan kontribusi besar apabila dilakukan secara konsisten,” jelasnya.

Serma Arip juga menilai bahwa keterlibatan unsur TNI, Polri, pemerintah kecamatan, hingga pemerintah desa dan kelurahan memiliki nilai strategis dalam membangun komunikasi serta koordinasi di tengah masyarakat. “Sinergi seperti ini perlu terus dipelihara. TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat memiliki peran masing-masing, tetapi tujuan akhirnya sama, yakni menciptakan wilayah yang aman, nyaman, sehat, bersih, dan kondusif. Kegiatan bersama menjadi ruang yang baik untuk memperkuat kebersamaan tersebut,” ungkapnya.

Selain menjaga kebugaran dan kebersihan, kerja bakti massal juga menjadi sarana membangun kembali semangat gotong royong yang menjadi salah satu kekuatan sosial masyarakat Indonesia.

Menurut Serma Arip, kehadiran aparat dan pemerintah di tengah kegiatan yang bersentuhan langsung dengan lingkungan masyarakat diharapkan dapat menjadi contoh sekaligus pemantik agar kepedulian terhadap kebersihan tumbuh secara berkelanjutan. “Kegiatan ini bukan hanya tentang membersihkan lingkungan pada hari ini. Yang lebih penting adalah bagaimana semangat kebersamaan dan kepedulian tersebut dapat terus dilanjutkan oleh masyarakat. Ketika kesadaran itu tumbuh, lingkungan yang bersih tidak lagi bergantung pada kegiatan kerja bakti, tetapi menjadi bagian dari budaya kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.

Kegiatan SKJ dan kerja bakti massal tersebut berlangsung dalam suasana tertib, penuh keakraban, dan semangat kebersamaan. Sinergi Forkopimka Kecamatan Sidoarjo diharapkan dapat terus menjadi energi positif dalam menjaga kebugaran, kebersihan, sekaligus memperkuat hubungan antar lembaga dan masyarakat di wilayah Kecamatan Sidoarjo.(Tyaz)

Baca Juga

View

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama

Rizal Diansyah, ST

Pimpred Media Jawapes. WA: 0818306669

Countact Pengaduan