Danramil Gedangan Kenalkan Peluang Menjadi Prajurit TNI AD kepada Santri


Jawapes, SIDOARJO – Kesempatan mengabdi kepada bangsa dan negara melalui jalur TNI Angkatan Darat diperkenalkan kepada para santri Pondok Pesantren Al-Barokah (LDII), Desa Sruni, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, Jumat (2/10/2026).

Sosialisasi mengenai rekrutmen penerimaan calon prajurit TNI AD tersebut disampaikan langsung oleh Danramil 0816/17 Gedangan, Kapten Cba Khoirul Anam, S.Sos., di hadapan sekitar 50 santri yang mengikuti kegiatan di aula pondok pesantren.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB itu menjadi ruang edukasi bagi para santri untuk memperoleh pemahaman yang lebih utuh mengenai kesempatan menjadi prajurit TNI AD, khususnya melalui penerimaan Bintara dan Tamtama.

Kapten Cba Khoirul Anam menjelaskan, sosialisasi rekrutmen tidak semata-mata bertujuan menyampaikan informasi mengenai penerimaan prajurit, tetapi juga memberikan gambaran kepada generasi muda mengenai nilai-nilai pengabdian, kedisiplinan, tanggung jawab, serta kesiapan mental dan fisik yang diperlukan dalam menjalani profesi sebagai prajurit.

Menurutnya, generasi muda memiliki banyak pilihan untuk menentukan masa depan. Menjadi prajurit TNI AD merupakan salah satu bentuk pengabdian yang membutuhkan komitmen kuat, integritas, kedisiplinan, serta kemauan untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan diri. “Menjadi prajurit TNI AD bukan hanya tentang pekerjaan, tetapi merupakan pilihan pengabdian kepada bangsa dan negara. Karena itu, sejak dini para generasi muda perlu mempersiapkan diri, baik dari aspek akademik, kesehatan, jasmani, mental, maupun kepribadian,” ujar Kapten Cba Khoirul Anam.

Ia juga mengingatkan para santri agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan terkait proses penerimaan prajurit. Seluruh tahapan rekrutmen harus diikuti sesuai ketentuan dan mekanisme resmi yang berlaku. “Adik-adik tidak perlu ragu untuk mencari informasi yang benar. Pahami persyaratan dan tahapan penerimaan dengan baik, kemudian persiapkan diri secara optimal. Yang paling penting adalah memiliki kemauan, kedisiplinan, kejujuran dan kesungguhan dalam mengikuti setiap proses,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Danramil juga mendorong para santri untuk tetap fokus menuntut ilmu. Pendidikan agama yang diperoleh di pondok pesantren, menurutnya, dapat menjadi landasan penting dalam membentuk karakter generasi muda yang berintegritas dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta masyarakat. “Ilmu agama, ilmu pengetahuan, kedisiplinan dan karakter merupakan bekal yang sangat penting bagi generasi muda. Apa pun cita-cita yang dipilih, hendaknya dijalani dengan sungguh-sungguh dan dilandasi kejujuran serta tanggung jawab,” katanya.

Kegiatan sosialisasi diawali dengan kedatangan Danramil 0816/17 Gedangan beserta anggota di Ponpes Al-Barokah sekitar pukul 09.00 WIB. Kedatangan rombongan disambut oleh pimpinan dan pengurus pondok pesantren.

Selanjutnya, Danramil beserta anggota menuju aula Ponpes Al-Barokah untuk melaksanakan kegiatan sosialisasi. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai rekrutmen calon prajurit TNI AD Bintara dan Tamtama.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Pimpinan Ponpes Al-Barokah (LDII) H.M. Sutejo Suarsis serta Babinsa Desa Sruni Serka Wahyudi.

H.M. Sutejo Suarsis menyambut baik kegiatan sosialisasi tersebut. Menurutnya, informasi yang disampaikan secara langsung kepada para santri dapat memberikan wawasan sekaligus membuka perspektif mengenai berbagai peluang pengabdian yang dapat ditempuh generasi muda.

Bagi para santri, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk berdialog dan memahami lebih jauh mengenai dunia kemiliteran serta persiapan yang diperlukan apabila memiliki cita-cita untuk menjadi prajurit TNI AD.

Kapten Cba Khoirul Anam menambahkan, pembinaan generasi muda merupakan bagian penting dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Karena itu, komunikasi antara aparat kewilayahan dengan lembaga pendidikan dan pesantren perlu terus dibangun secara positif dan konstruktif. “Generasi muda adalah bagian penting dari masa depan bangsa. Kami berharap sosialisasi ini dapat memberikan manfaat, menambah wawasan dan memotivasi para santri untuk terus berprestasi serta mempersiapkan masa depan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.(Tyaz)

Baca Juga

View

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama

Rizal Diansyah, ST

Pimpred Media Jawapes. WA: 0818306669

Countact Pengaduan