Babinsa Tanggulangin Dampingi Percepatan Tanam Padi, Dorong Swasembada Pangan Berkelanjutan


Jawapes, SIDOARJO – Upaya mempercepat masa tanam sekaligus memperkuat ketahanan pangan terus dilakukan secara kolaboratif di wilayah Kabupaten Sidoarjo. Salah satunya melalui Gerakan Percepatan Tanam Padi dengan teknologi PM-AAS yang dilaksanakan di lahan sawah Tanah Kas Desa (TKD) RT 01/RW 01, Desa Kalidawir, Kecamatan Tanggulangin, Rabu (30/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Serma Syaiful Anang, anggota Koramil 0816/06 Tanggulangin, turut melaksanakan pendampingan bersama unsur pertanian, pemerintah desa, penyuluh pertanian, dan kelompok tani. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung program menuju Jatim Gerbang Baru Nusantara sekaligus mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan pada 2026.

Pelaksanaan tanam diawali dengan kegiatan penanaman benih padi secara bersama-sama yang melibatkan PPL Kecamatan Tanggulangin. Dalam proses tersebut, Babinsa turut berperan aktif membantu penaburan benih menggunakan alat TABELA. Setelah proses awal berlangsung, kegiatan dilanjutkan oleh Kelompok Tani Subur 1 dengan meneruskan penaburan benih padi menggunakan alat TABELA hingga seluruh rangkaian kegiatan di lahan sawah TKD Desa Kalidawir selesai dilaksanakan.

Penggunaan metode dan peralatan tanam tersebut diharapkan dapat membantu petani melaksanakan proses budidaya secara lebih efektif serta mendukung percepatan masa tanam. Kolaborasi antara petani, penyuluh, pemerintah desa dan TNI juga menjadi bagian penting dalam menjaga produktivitas lahan pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat wilayah.

Serma Syaiful Anang mengatakan, pendampingan yang dilakukan Babinsa merupakan bentuk kepedulian dan komitmen TNI AD dalam mendukung sektor pertanian serta membantu masyarakat, khususnya para petani, dalam meningkatkan produktivitas pertanian. “Pendampingan ini bukan sekadar hadir dalam kegiatan tanam, tetapi merupakan bentuk sinergi nyata antara TNI, pemerintah, penyuluh pertanian dan kelompok tani. Kami ingin memastikan setiap tahapan kegiatan dapat berjalan dengan baik, sekaligus memberikan semangat kepada petani agar tetap produktif dalam mengelola lahan pertanian,” ujar Serma Syaiful Anang.

Menurutnya, percepatan tanam memiliki arti strategis dalam menjaga kesinambungan produksi pangan. Karena itu, pemanfaatan teknologi dan metode tanam yang tepat perlu terus didorong agar proses budidaya dapat berlangsung secara efektif, efisien, dan menyesuaikan dengan kondisi di lapangan. “Ketahanan pangan tidak dapat dibangun oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kerja sama yang konsisten dari seluruh unsur, mulai dari petani sebagai pelaku utama, penyuluh sebagai pendamping teknis, pemerintah desa sebagai penggerak di tingkat wilayah, hingga TNI yang hadir memberikan pendampingan dan motivasi,” katanya.

Serma Syaiful Anang menambahkan, kegiatan tanam bersama tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat komunikasi antara aparat kewilayahan dengan masyarakat. Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas petani diharapkan dapat semakin memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan di sektor pertanian. 

“Harapannya, kegiatan ini dapat memberikan hasil yang positif bagi para petani, baik dari sisi produktivitas maupun kesejahteraan. Dengan lahan yang dikelola secara optimal, pola tanam yang tepat, serta pendampingan yang berkelanjutan, kita bersama-sama dapat menjaga ketersediaan pangan sekaligus mendukung terwujudnya swasembada pangan secara berkesinambungan,” tuturnya.

Kegiatan penaburan benih padi di lahan sawah TKD Desa Kalidawir tersebut berlangsung dengan tertib dan lancar hingga seluruh rangkaian selesai. Sinergi yang terjalin di lapangan diharapkan menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam menjaga produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan masyarakat di wilayah Kecamatan Tanggulangin.(Tyaz)

Baca Juga

View

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

أحدث أقدم

Rizal Diansyah, ST

Pimpred Media Jawapes. WA: 0818306669

Countact Pengaduan