Jawapes, Sidoarjo - Dugaan tebang pilih Polresta Sidoarjo dalam penindakan judi sabung ayam wajib dipertanyakan. Warga menyebut lokasi di Kalipecabean, Kecamatan Candi, beroperasi hampir setiap hari dan hanya libur Jumat. Sabtu-Minggu, aktivitas disebut ramai sejak pagi hingga sore, termasuk dugaan adanya perjudian bola dan dadu.
Seorang jurnalis yang menyamar masuk ke lokasi dan bertemu panitia berinisial R. Dalam percakapan itu, R mengklaim lokasi aman karena telah “dikondisikan” mulai Polsek hingga Mabes Polri.
“Di sini aman, sudah dikondisikan. Mulai Polsek sampai Mabes,” ujar R, Minggu (13/9/2026).
Keterangan tersebut semakin serius karena warga menyebut petugas sebelumnya melihat arena sabung ayam, tetapi tidak melakukan tindakan sebagaimana terhadap sejumlah lokasi sabung ayam lain yang pernah digrebek.
“Walaupun ditulis dan dimuat ratusan media tidak akan tersentuh sabung ayam tersebut karena diback up orang kuat. Dari Polresta Sidoarjo saja tidak mampu berbuat apa-apa,” ujar warga.
Baca Juga
Dugaan Arena Sabung Ayam Terbesar Disorot
Polresta Sidoarjo Disorot Tebang Pilih Sabung Ayam
Dugaan Polresta Sidoarjo Tebang Pilih Semakin Menguat
Sebelumnya, petugas datang Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Warga menilai kedatangan itu sebatas formalitas karena aktivitas telah bubar. Namun, jika petugas memang melihat arena, publik berhak mendapat penjelasan mengapa tidak ada tindak lanjutnya.
![]() |
| Petugas mengetahui adanya arena sabung ayam tapi tidak ada tindakan |
Kini pertanyaannya sederhana, jika lokasi benar-benar beroperasi dan aktivitas dapat ditemukan, mengapa penindakan tidak dilakukan saat berlangsung? Polresta Sidoarjo perlu menjawabnya secara terbuka, sekaligus memeriksa klaim “pengondisian” hingga Mabes Polri.
Publik menunggu tindakan nyata, bukan sekadar kedatangan setelah aktivitas bubar. (Red)
View


Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments