Dandim 0816 dan Bupati Sidoarjo Hadir, Warga Wonokasian Terima Kursi Roda


Jawapes, SIDOARJO – Kepedulian kepada masyarakat kembali diwujudkan melalui langkah nyata. Bukan sekadar hadir dalam agenda pemerintahan, Bupati Sidoarjo H. Subandi, S.H., bersama Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Inf Abraham Prihadi, S.H., M.H., menyambangi warga yang membutuhkan perhatian dan dukungan di Desa Wonokasian, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (5/9/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian sosial sekaligus memastikan masyarakat yang memiliki keterbatasan memperoleh dukungan yang layak. Dalam kesempatan itu, dua warga Desa Wonokasian, yakni Sampurni, warga Dusun Kletih, dan Badriyah, warga Dusun Godek, menerima bantuan kursi roda dari Bupati Sidoarjo.

Bantuan tersebut tidak hanya menjadi sarana untuk membantu mobilitas penerima, tetapi juga membawa pesan penting tentang kepedulian, empati, serta komitmen pemerintah bersama TNI dalam menjangkau masyarakat hingga ke lingkungan permukiman. Kunjungan ke kediaman Sampurni, warga RT 19 RW 07, Dusun Kletih, Desa Wonokasian. Pada kesempatan tersebut, Bupati Sidoarjo H. Subandi, S.H., menyerahkan bantuan kursi roda secara langsung kepada Sampurni.

Selain kursi roda, kepedulian juga diwujudkan melalui pembagian bingkisan sembako kepada 10 warga kurang mampu di wilayah Dusun Kletih. Bantuan tersebut diharapkan dapat sedikit meringankan kebutuhan sehari-hari masyarakat sekaligus memberikan semangat bahwa mereka tidak berjalan sendiri dalam menghadapi berbagai keterbatasan. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan menuju Dusun Godek. 

Di lokasi tersebut, Bupati Sidoarjo kembali menyerahkan bantuan kursi roda kepada Badriyah, warga RT 05 RW 02, Dusun Godek, Desa Wonokasian. Seperti halnya di Dusun Kletih, bantuan sosial juga diberikan kepada 10 warga kurang mampu di Dusun Godek. Kehadiran jajaran pemerintah daerah, TNI, pemerintah kecamatan, serta perangkat desa memberikan suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan.

Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Inf Abraham Prihadi, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh unsur terkait dalam memberikan perhatian kepada masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan dukungan.

Menurutnya, keberadaan pemerintah dan TNI di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas pemerintahan maupun menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kepedulian sosial yang menyentuh langsung kebutuhan warga. 

“Bantuan kursi roda ini memang terlihat sederhana, tetapi bagi penerimanya memiliki arti yang sangat besar. Kursi roda dapat membantu mobilitas, memberikan kemudahan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, sekaligus meningkatkan rasa percaya diri dan kemandirian penerima bantuan,” ujar Dandim.

Letkol Inf Abraham Prihadi menegaskan bahwa kepedulian sosial akan memiliki makna yang lebih kuat ketika dilakukan secara bersama-sama dan menyentuh masyarakat secara langsung. Menurutnya, kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, pendamping sosial, serta unsur masyarakat merupakan modal penting dalam membangun sistem kepedulian yang berkelanjutan. 

“Yang paling penting bukan hanya bantuan yang diberikan, tetapi bagaimana kita membangun rasa kebersamaan. Masyarakat harus merasakan bahwa pemerintah dan TNI hadir, mendengar, melihat kondisi mereka, dan berusaha memberikan solusi sesuai dengan kemampuan yang ada,” jelasnya.

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, perhatian terhadap warga yang memiliki keterbatasan merupakan bagian dari semangat membangun masyarakat yang inklusif, yakni masyarakat yang tidak meninggalkan kelompok yang membutuhkan perhatian lebih.

Dandim berharap bantuan yang diberikan dapat benar-benar dimanfaatkan secara optimal oleh Sampurni dan Badriyah. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga budaya gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.  

“Jangan sampai ada warga yang merasa sendirian ketika menghadapi keterbatasan. Mari kita bangun kepedulian dari lingkungan terdekat. Ketika pemerintah, TNI, pemerintah desa, dan masyarakat bergerak bersama, persoalan sosial dapat kita hadapi dengan lebih baik,” tambahnya.

Kunjungan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa pembangunan tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menyangkut bagaimana negara memberikan ruang perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan.

Bagi Sampurni dan Badriyah, kursi roda yang diterima bukan sekadar sebuah alat bantu. Bantuan tersebut diharapkan menjadi sarana untuk memperluas ruang gerak, memudahkan aktivitas, dan menghadirkan kembali rasa nyaman dalam menjalani keseharian. Sementara bagi warga kurang mampu yang menerima bingkisan sembako, bantuan tersebut menjadi bentuk perhatian yang diharapkan mampu meringankan kebutuhan keluarga.

Kehadiran Bupati Sidoarjo bersama Dandim 0816/Sidoarjo juga memberikan pesan bahwa kepedulian sosial akan lebih bermakna ketika diwujudkan dengan turun langsung menemui masyarakat. Sinergi tersebut menjadi bagian dari semangat membangun Sidoarjo yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap warganya. Sebab, di balik setiap program dan kebijakan, terdapat manusia yang membutuhkan perhatian, penghormatan, dan kesempatan untuk menjalani kehidupan secara lebih layak.

Melalui kegiatan ini, semangat gotong royong, kemanusiaan, dan kepedulian kembali ditegaskan. Kehadiran pemerintah dan TNI di tengah masyarakat diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi terus tumbuh menjadi gerakan bersama untuk menciptakan lingkungan sosial yang lebih inklusif, peduli, dan saling menguatkan.(Tyaz)

Baca Juga

View

Post a Comment

Hi Please, Do not Spam in Comments

Lebih baru Lebih lama

Rizal Diansyah, ST

Pimpred Media Jawapes. WA: 0818306669

Countact Pengaduan