Jawapes Lumajang - Program Optimasi Lahan Non Rawa (Oplah) adalah strategi Kementerian Pertanian untuk memasukkan dan mengelola ketersediaan air ke area pertanian saat musim kering guna meningkatkan produktivitas lahan, Jum,at (4/9/2026).
View
Tujuan Utama meningkatkan produktivitas dan indeks pertanaman (IP) pada lahan pertanian non-rawa, memastikan suplai air tetap lancar ke areal persawahan saat musim kemarau atau kering, memperbaiki infrastruktur pertanian yang rusak agar berfungsi optimal.
Pemerintah daerah kabupaten Lumajang melalui dinas ketahanan pangan dan pertanian ada kegiatan Optimasi lahan non rawa dimana pekerjaan ada konstruksi Optimasi lahan non rawa, lokasi berada di Desa Tambakrejo kecamatan Candipuro, sedangkan sumber dana dari APBN TP Tahun anggaran 2026 dengan anggaran sebesar Rp.138.000.000, Untuk pelaksana Kelompok tani " Tani Sejati "
Saat awak media melihat secara langsung di lokasi pekerjaan terlihat para kerja yang semuanya berasal dari warga sekitar bekerja dengan profesional, salah satunya menerapkan K3 seperti rompi, sepatu dan helm. Tentunya program yang baik dan tepat sasaran ini, bisa berdampak positif bagi petani terutama dalam mengalirkan air ke persawahan semakin lancar dengan dibuatkan drainase.
Di lokasi bertemu dengan pengurus dari kelompok tani " Tani Sejati" saat dikonfirmasi bahwa kegiatan ini selalu berkoordinasi dengan konsultan, penyuluh pertanian serta pihak pihak yang terkait, sehingga sampai hari ini pekerjaan kurang lebih 70% sudah jadi.
" Alhamdulillah semua ini berkat kerjasama yang baik dan saling koordinasi antar semua pihak yang terlibat, sehingga pekerjaan drainase berjalan dengan aman dan lancar," kata Wahyudi.
Bambang selaku wakil ketua dari ikatan penulis dan jurnalis Indonesia kabupaten Lumajang memberikan apresiasi buat kelompok tani " Tani Sejati" yang sudah bekerja dengan baik sesuai dengan arahan, dan berharap pekerjaan ini bisa selesai tepat waktu sesuai dengan harapan petani.
" Pekerjaan yang dilakukan oleh kelompok tani sejati ini cukup baik dan bisa menjadi contoh petani yang lain, dan berharap tahun depan desa candipuro mendapatkan program lagi, dengan harapan drainase yang rusak bisa dilakukan perbaikan," kaya Bambang.
Peran aktif dinas pertanian serta badan penyuluhan pertanian dalam memberikan masukan dan sekaligus arahan terkait pekerjaan Optimasi lahan non rawa ini cukup cukup baik dengan kerja nyata berikan ilmu yang bermanfaat.
( Eko)
View
Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments