![]() |
| dr. Syahroni Yudistian, Sp.Pd, M.Biomed terima penghargaan juara 2 dan foto bersama dengan pemenang kompetisi,Wamenkes, Dirjen Mutu Kemenkes, serta Direktur RS PON Jaktim |
Jawapes, SITUBONDO - Inovasi Smartd Foot (Sistem Monitoring Perawatan Terintergarasi Diabetic Foot) milik RSUD Asembagus, Kabupaten Situbondo sukses meraih juara 2 tingkat nasional pada ajang Innovation Challenge and Stories Competition yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) dalam rangkaian kegiatan World Patient Safety Day (WPSD) Tahun 2026.
Piagam penghargaan juara 2 Innovation Challenge and Stories Competition dari Kemenkes RI diterima langsung oleh dr. Syahroni Yudistian selaku inovator pada inovasi Smartd Foot dengan didampingi Direktur RSUD Asembagus dalam acara Awarding Ceremony Innovation Challenge, yang berlangsung di RS Pusat Otak Nasional Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono, Jakarta Timur, Selasa (29/9/2026).
Direktur RSUD Asembagus Zainul Fatah, S.Kep. Ners mengungkapkan rasa bangga dan bersyukur karena Inovasi Smartd Foot sukses meraih juara 2 tingkat nasional pada ajang Innovation Challenge and Stories Competition Tahun 2026, yang diikuti oleh berbagai instansi rumah sakit dari seluruh Indonesia. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa inovasi dalam pelayanan kesehatan, khususnya pada penanganan diabetic foot (kaki diabetik) mampu memberikan dampak nyata dan sekaligus memiliki daya saing di tingkat nasional. Ia menjelaskan inovasi Smartd Foot dikembangkan sebagai sebuah sistem pelayanan mulai dari prehospital, intra hospital dan post hospital yang mengintegrasikan proses pencegahan, deteksi dini, penanganan, monitoring, edukasi, hingga tindak lanjut pasien diabetic foot secara berkesinambungan.
"Bahkan inovasi ini sudah diadopsi oleh RDS (Rumah Desa Sehat) di Desa Sumberwaru yang secara kontinu melaksanakan senam kaki diabetes. Di tahap post hospital RSUD Asembagus mengadakan kegiatan Diabetes Care Day, yaitu meliputi senam kaki diabetes, pemeriksaan gula darah, edukasi oleh dokter dan tim gizi serta pemberian PMT," jelasnya.
Lebih lanjut, Direktur RSUD Asembagus menerangkan inovasi tersebut tidak hanya berfokus pada penanganan luka, tetapi juga mendorong keterlibatan pasien, keluarga, tenaga kesehatan, jejaring pelayanan kesehatan, serta masyarakat dalam menjaga kesehatan kaki pasien diabetes. Melalui sistem yang terintegrasi, pasien mendapatkan pendampingan sesuai kebutuhan dan kondisi klinisnya. Monitoring dilakukan secara berkelanjutan untuk membantu tenaga kesehatan dalam memantau perkembangan kondisi kaki pasien, meningkatkan kepatuhan terhadap perawatan, serta mendukung upaya mencegah komplikasi yang lebih berat.
"Prestasi juara 2 tingkat nasional ini merupakan hasil dari kerja bersama dan komitmen seluruh tim dalam menghadirkan pelayanan yang lebih terintegrasi, berkelanjutan dan berorientasi pada keselamatan pasien,” ucapnya.
Masih Zainul Fatah mengatakan, keberhasilan yang dicapai RSUD Asembagus ini sebagai motivasi untuk terus melakukan pengembangan dan penyempurnaan inovasi. Smartd Foot diharapkan tidak berhenti sebagai sebuah inovasi yang memperoleh penghargaan, tetapi dapat terus memberikan manfaat nyata bagi pasien diabetes dan menjadi bagian dari peningkatan mutu pelayanan kesehatan. Penghargaan juara 2 nasional ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen dalam menghadirkan pelayanan diabetic foot yang lebih cepat, terintegrasi, terukur dan berkelanjutan.
![]() |
| Direktur RSUD Asembagus Zainul Fatah mendampingi dr. Syahroni Yudistian untuk menerima penghargaan di RS PON Jaktim |
Dengan semangat inovasi dan kolaborasi, inovasi Smartd foot diharapkan mampu menjadi salah satu model pelayanan yang dapat dikembangkan dan direplikasi di fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.
"Penghargaan ini bukan hanya sebuah pencapaian, tetapi merupakan hasil dari kerja keras dan kolaborasi seluruh tim. Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim Smartd Foot yang telah bekerja dengan penuh dedikasi sehingga inovasi ini mampu meraih Juara 2 Nasional,” ungkap Direktur RSUD Asembagus.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh pasien diabetes dan keluarga yang telah memberikan kepercayaan kepada RSUD Asembagus dalam mendapatkan pelayanan dan pengobatan diabetes.
"Terima kasih kepada seluruh pasien dan keluarga yang telah mempercayakan pengobatan dan perawatan diabetes kepada RSUD Asembagus. Kepercayaan tersebut menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, menghadirkan inovasi, dan memberikan pelayanan yang terbaik, aman, serta berkelanjutan,” imbuhnya.
Menurutnya, keberhasilan Smartd Foot merupakan keberhasilan bersama. Dukungan pasien, keluarga, tenaga kesehatan, manajemen rumah sakit, serta seluruh pihak yang terlibat menjadi bagian penting dalam perjalanan inovasi ini.
"Smartd Foot bersama cegah komplikasi, rawat kaki, selamatkan masa depan," pungkasnya. (*)
View


إرسال تعليق
Hi Please, Do not Spam in Comments