Jawapes, SIDOARJO – Lahan seluas 400 meter persegi di Desa Candinegoro, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo, dimanfaatkan untuk budidaya melon menggunakan sistem hidroponik di dalam greenhouse. Pengelolaan dilakukan BUMDes Gapura Candinegoro sebagai salah satu usaha produktif desa.
Budidaya tersebut mendapat perhatian Bupati Sidoarjo Subandi saat mengunjungi lokasi sekaligus melaunching petik melon, Sabtu (5/9/2026).
Dalam kunjungan itu, Subandi didampingi Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Inf Abraham Prihadi dan anggota Komisi B DPRD Kabupaten Sidoarjo dari Fraksi Gerindra, Supriyono. Rombongan diterima Direktur BUMDes Gapura Candinegoro Ahmad Wildani Arifana bersama jajaran pengurus.
H. Subandi, SH, M.Kn menilai budidaya melon dengan memanfaatkan greenhouse dapat menjadi salah satu pilihan usaha produktif, terutama bagi masyarakat atau pemerintah desa yang memiliki keterbatasan lahan.
Menurutnya, pemanfaatan lahan secara produktif tidak harus dilakukan dalam skala luas. Dengan metode budidaya yang tepat, lahan terbatas tetap dapat menghasilkan komoditas pertanian sekaligus memberikan nilai ekonomi.
“Jangan sampai ada lahan kosong tetapi tidak dimanfaatkan dengan baik. Eman-eman kalau punya lahan tapi dibiarkan begitu saja,” ujar Subandi.
Ia mengatakan, budidaya melon berbasis greenhouse juga memiliki peluang untuk dikembangkan lebih lanjut. Sistem tersebut memungkinkan tanaman dibudidayakan dalam lingkungan yang lebih terkontrol, sementara penggunaan hidroponik dapat menjadi alternatif dalam pengelolaan air dan nutrisi tanaman.
“Tanaman melon berbasis greenhouse seperti ini sangat baik dikembangkan. Tidak harus membutuhkan lahan yang luas dan sistem pengairannya juga mudah,” katanya.
Subandi berharap pengembangan BUMDes Gapura Candinegoro dapat dilakukan secara berkelanjutan. Pemerintah desa dan pemerintah daerah, menurutnya, dapat memberikan dukungan melalui pembinaan dan pengembangan kapasitas usaha sesuai kewenangan masing-masing.
Ia juga mendorong masyarakat untuk melihat potensi lahan yang tersedia dan mengembangkannya menjadi kegiatan yang produktif.
Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Inf Abraham Prihadi turut mengapresiasi upaya BUMDes Gapura Candinegoro dalam mengembangkan sektor pertanian dengan memanfaatkan teknologi greenhouse.
Ia menilai pengelolaan lahan menjadi usaha produktif dapat memberikan manfaat apabila dilakukan secara konsisten dan disertai pengelolaan yang baik.
"Apalagi setelah dicoba, rasanya manis dan berbeda dengan yang lain," ungkapnya.
Sementara itu, anggota Komisi B DPRD Kabupaten Sidoarjo, Ir. H. Supriyono, SH, MH berharap budidaya melon yang dikembangkan BUMDes Gapura Candinegoro mendapat perhatian dari perangkat daerah terkait, khususnya dalam aspek pembinaan dan pendampingan.
“Mudah-mudahan ke depan ada perhatian dari Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Sidoarjo,” katanya.
Supriyono berharap dukungan tersebut dapat membantu pengelola meningkatkan produktivitas dan mengembangkan usaha secara bertahap.
“Semoga BUMDes Candinegoro secepatnya mendapat perhatian dan bantuan dari Dinas Pertanian dan Perkebunan, sehingga ke depan bisa berkembang,” ujarnya.
Direktur BUMDes Gapura Candinegoro Ahmad Wildani Arifana mengatakan, lahan greenhouse seluas 400 meter persegi tersebut ditanami melon varietas Intanon dan Sakata.
“Dengan luas lahan tersebut, diperkirakan akan menghasilkan 1.030 buah melon untuk setiap panen,” jelas Wildan.
Budidaya melon tersebut menjadi salah satu bentuk pemanfaatan lahan secara produktif oleh BUMDes Gapura Candinegoro. Pengelola berharap kegiatan tersebut dapat terus dikembangkan sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi bagi desa dan masyarakat sekitar.(Tyaz)
View

Posting Komentar
Hi Please, Do not Spam in Comments